Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
الحمد لله الذي خلق الإنسان وامره بعبادته واحسن معاملته .و الصلاة و السلام على سيدنا محمد الذي قال: انما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق ، واله وصحبه اجمعين اما بعد
Yang terhormat : Pengurus Masjid…., para hujjaj, para asatidz dan segenap jamaah shalat isya dan tarawih yang dirahmati Allah SWT.
Lantunan puja dan puji kepada pencipta alam semesta Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah menciptakan manusia dan memerintahkan mereka beribadah serta berakhlak yang baik kepada sesama.
Shalawat beserta salam semoga terus tercurahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sebaik-baik manusia. Orang yang diutus kepada seluruh alam untuk menyempurnakan akhlak.
Saudara kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia
Setiap orang pasti memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda dalam hidupnya. Ada yang harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ada juga yang harus memperdalam ilmu dan pengetahuan, serta ada pula yang harus memenuhi kewajiban sebagai seorang muslim. Namun, sering kali kesibukan kita dalam menjalankan tanggung jawab ini membuat kita melupakan kebutuhan sosial dan semakin menjauhkan kita dari Allah Subhanahu WA Ta’ala.
Untuk bisa menyeimbangkan antara ibadah, pekerjaan dan kehidupan sosial, perlu memperhatikan beberapa hal penting agar ketiganya bisa seimbang dan berjalan lancar. Hal penting yang mesti diperhatikan adalah sebagai berikut :
Pertama : Ibadah sebagai Prioritas Utama. Sebagai seorang muslim, ibadah adalah hal yang paling utama dan tidak boleh diabaikan. Tidak peduli seberapa sibuknya kita dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, namun ibadah tetap harus menjadi prioritas utama. Salah satu ibadah yang sangat penting adalah shalat lima waktu, yang harus menjadi kewajiban bagi setiap muslim.
Shalat lima waktu merupakan pokok utama dalam ibadah yang tidak boleh ditinggalkan oleh orang yang telah mengaku beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dalam keadaan apapun harus berupaya mendirikan shalat, walaupun dalam keadaan sakit.
Selain shalat, ibadah lain seperti membaca Al-Quran, berzikir, dan berdoa juga sangat penting. Ketika tidak dapat menemukan waktu untuk melaksanakan ibadah, ini dapat menyebabkan stress dan membuat kita merasa tidak tenang. Oleh karena itu, tidak boleh ada satu pun alasan untuk mengabaikan ibadah.
Saudara kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia
Mengabaikan dengan sengaja tidak melakukan ibadah, sama saja dengan sengaja meninggalkan kebutuhan pokok bagi diri kita. Ini tentu akan membahayakan perkembangan psikologi dan spritual kita karena mengabaikan kebutuhannya.
Kedua: Pekerjaan Menjadi Sumber Penghasilan. Sudah menjadi keharusan bagi kita untuk bekerja mencari nafkah bagi keluarga atau diri sendiri. Pekerjaan dapat menjadi sumber penghasilan dan menjadi kunci dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Namun terkadang, terlalu fokus pada pekerjaan berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental kita.
Berupaya supaya jangan sampai pekerjaan menguasai hidup kita dan menghilangkan waktu untuk beribadah dan bersosialisasi. Sebisa mungkin menjadikan pekerjaan sebagai sumber penghasilan yang membantu dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan mencapai tujuan hidup.
Pekerjaan sehari-hari yang seharusnya membantu kita untuk melakukan ibadah. Hasil dari bekerja digunakan sebagai nafkah untuk semakin tenang dalam beribadah. Bukan sebaliknya, semakin bekerja malah semakin menjauhi ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Ketiga: Kehidupan Sosial sebagai Peluang Membangun Hubungan. Kebersamaan dengan keluarga dan teman-teman juga sangat penting dalam kehidupan sosial kita.
Menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman dapat memberikan kebahagiaan dan menjaga keseimbangan hidup. Hal ini tentunya tidak dilakukan secara berlebihan.
Tidak berlebihan disini maknanya adalah mengontrol waktu kapan bersama keluarga dan kapan bersama teman-temannya, sehingga dengan itu tidak meninggalkan tugas yang lebih fokus untuk keluarga dibanding bersama teman-teman.
Saudara kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia
Yang terpenting adalah mengupayakan supaya jangan sampai kesibukan bekerja dan ibadah membuat kita melupakan kehidupan sosial yang sebenarnya sangat penting. Mendekatkan diri dengan orang-orang yang positif, sehingga kita dapat belajar dan tumbuh bersama.
Semua orang memiliki tanggung jawab dan kebutuhan yang berbeda-beda, namun menyeimbangkan antara ibadah, pekerjaan, dan kehidupan sosial sangatlah penting. Ketiga hal ini saling terkait satu sama lain, sehingga ketika satu hal terabaikan, maka yang lainnya juga akan terganggu. Mengupayakan agar jangan sampai kesibukan dan tanggung jawab membuat kita melupakan aspek penting dalam hidup kita, yakni hubungan dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan sesama.
Mungkin hanya ini kultum yang bisa saya sampaikan pada malam ini. Mudah-mudahan ada manfaatnya bagi kita semua.
Wallahul mafiq Wal Haadi ilaa Sabilirrasyad
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Oleh: Muhammad Fathi



