Jakarta, Kelompok Ngopi dan Mikir (KOPIKIR) HIMMAH NWDI Jakarta Kali ini mengangkat Diskusi terkait Kasus Sengketa Tanah Penambangan di Wadas. Adapun tema yang di usung dalam diskusi kali ini adalah “Ganjar terganjal Wadas” Irwan Suhanto (Pengamat Politik dan Aktivis 98) menjadi Pembicara tunggal dalam sesi diskusi kali ini.
Dalam sambutannya Irwan Suhanto menegaskan Kasus semisal wadas sebenarnya bukan kali pertama terjadi di indonesia, sudah ratusan bahkan ribuan kasus terjadi di negara kita. tapi kenapa kasus wadas menjadi ramai di perbincangkan, “ya bagi saya karena ada calon Presiden Kuat 2024 Gubernur Jawa Tengah yakni Ganjar Pranowo”. Ujar bang Ir.
Tapi yang menjadi pertanyaannya adalah kenapa bola ini menggelinding ke Ganjar padahal disana ada Kepala daerah setempat (Bupati purwerjo), ada kepolisian dan instansi lain. Kepolisian seharusnya menjadi instansi pemerintah yang paling harus bertanggung jawab, karena tidak mungkin ada penangkapan warga kalok tidak ada perintah dari atasan.
Di tengah jalan Ganjar mengambil keputusan yang tidak biasa, dia datang meminta ma’af dan menginap di rumah warga. Pertanyaan pentingnya adalah apakah Benar Ganjar terganjal atau justru Ganjar dapat panggung Gratis dari situasi ini, dan ini tentu berpengaruh pada Penilaian Publik terhadap Pribadi Ganjar yang di anggap merakyat.
Bagian Irwan juga menyampaikan Kasus Wadas bergulir hampir 13 Tahun lamanya tapi kenapa sekarang di munculkan ini juga penting kita tahu. Kenapa harus sekarang? Apa dan siapa yang ber-kepentingan di balik munculnya kasus ini? Disitulah teman-teman Mahasiswa harus kritis menganalisa, jangan sampai Rakyat menjadi Korban dari Kepentingan Oknum Elit tertentu. (Pj.jkt-03)




