Kiyai Arif : PPKM Darurat Telah sesuai dengan hukum Syari’at

Kiyai Arif : PPKM Darurat Telah sesuai dengan hukum Syari’at

Jakarta, Dengan semakin maraknya peningkatan kasus Covid 19 di Wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, maka pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Jokowidodo pada tanggal 01 Juli kemaren sudah mengumumkan kepada publik bahwa akan memberlakukan PPKM Darurat.

Terkait hal itu Kiyai Arif Fachrudin Wasekjend MUI Pusat mengungkapkan bahwa
PPKM Darurat yang di antara isinya adalah penutupan sementara rumah ibadah telah sesuai dengan hukum syariat (tasyri’iy) dan hukum alam (takwiny).

“Sebagaimana juga telah disampaikan dalam Taushiah MUI tanggal 23 Juni 2021 tentang Menghadapi Tingginya Penyebaran Covid 19 Delta (Kep-1368/DP-MUI/VI/2021). Hal itu karena bertujuan untuk di masyarakat dari dharurat Covid 19 agar tidak terus meluas dan meninggi”, ungkap Kiyai Arif yang diterima oleh awak media, Jumat 02/07/2021

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Beribadah di masa tingginya pandemi masih bisa dijalankan di rumah bersama keluarga sampai dipastikan potensi paparan virus Covid 19 benar-benar dapat ditanggulangi.

“Beribadah di masa Pandemi ini
mari jadikan keluarga sebagai basis pembentukan berpikir dan cara beragama yang membawa kemaslahatan individu (fardiyah), keluarga (‘ailah), masyarakat (jama’iyah) hingga skala nasional (wathoniyah)”, terang Wasekjend MUI Pusat ini

Sebagiamana tujuan dihadirkannya agama, lanjutnya adalah untuk mewujudkan rasa aman dan tenteram bagi umat manusia (QS. Al-Quraisy).

BACA JUGA  Danrem Beri Arahan Danramil Se-Boyolali

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA

BACA JUGA  Milenial Nakal