Diungkapkan beliau diacara halal bi halal PB MCMI di gd. jendral Nasution baru baru ini. dalam wawancara resmi dengan media. Dr. Didi Apriadi menyatakan kegembiraannya atas langkah positif ini, yang menandai komitmen global untuk mendukung kemerdekaan dan hak asasi rakyat Palestina.
Menurut ketua harian PB MCMI ini adalah tonggak sejarah dalam perjuangan panjang Palestina untuk mendapatkan pengakuan dan dukungan internasional yang mereka butuhkan untuk membangun masa depan yang damai dan berkelanjutan.
Dia menyoroti bahwa solidaritas Internasional untuk Palestina tidak hanya menunjukkan dukungan moral, tetapi juga memperkuat posisi Palestina dalam negosiasi politik dan diplomasi global.
Dr. Didi Apriadi menegaskan bahwa semua negara, tanpa memandang perbedaan politik atau ideologi, harus bersatu dalam mendukung hak-hak dasar rakyat Palestina, termasuk hak untuk memiliki negara, menentukan nasib mereka sendiri yang diakui sah secara internasional.
Dr. Didi Apriadi juga menyampaikan penghargaannya kepada negara-negara anggota PBB yang secara aktif memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan mendukung keanggotaan penuh Palestina dalam organisasi tersebut.
Beliau menyebutkan bahwa langkah ini tidak hanya penting bagi rakyat Palestina, tetapi juga bagi perdamaian dan keadilan global secara keseluruhan bahwa penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan prikemausiaan dan prikeadialan. Demikian amanat UUD kita.
Lanjut Dr. Didi dukungan ini sejalan dengan semangat Merah Putih sejak Indonesia merdeka perdamaian di Palestina hanya dengan jalan menemukan titik terang jika dunia perjuangkan mengakui kemerdekaan Palestina lewat forum PBB. Semangat kemerdekaan Palestina yang harus terus diglorakan oleh masyarakat internasional.
Dalam konteks ini, beliau menekankan bahwa semua anggota PBB harus berkomitmen untuk mencari solusi damai yang menghormati hak-hak semua pihak untuk kemaslahatan kehidupan dunia yang lebih adil.
Dr. Didi menyatakan, perdamaian yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kompromi yang adil dan kesediaan untuk saling menghormati.
Selain itu, Dr. Didi mengajak masyarakat internasional untuk terus memperjuangkan penyelesaian konflik di Timur Tengah melalui upaya diplomatik, bantuan kemanusiaan, dan dukungan pembangunan.
Ia menyoroti bahwa pembangunan ekonomi dan sosial di wilayah tersebut akan membantu menciptakan kondisi yang lebih stabil dan sejahtera bagi semua pihak yang terlibat.
Dr. Didi melanjutkan, pentingnya memperhatikan kebutuhan rakyat Palestina yang terdampak konflik, termasuk akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan pekerjaan yang layak.
Dalam penutup pernyataannya beliau menegaskan bahwa dukungan terhadap Palestina bukan hanya masalah politik, tetapi juga masalah kemanusiaan. Seperti yang dilakukan PB MCMI dalam acara festival Jazz tahunan Majid Cutmeutia mengantarkan donasi untuk rakyat Palestina melalui Dubes Palestina di Jakarta.
Dia mengajak semua pihak untuk bersatu dalam semangat solidaritas dan keadilan, demi menciptakan masa depan yang lebih baik bagi rakyat Palestina dan seluruh umat manusia. ( Dd )

