Seorang nahkoda ” Ladini Rasyidi”
suatu hari ia berlayar dari Sulawesi
menuju Surabaya : “kisah pnulis ini”
Tentang Karomahnya Hamzanwadi
Di tengah laut kapal diserang badai
Hujan turun sangat lebat mmbasahi
Angin topan betiup kesana kemari
Angin kencang, Gelombang tinggi
Ombak mgunung dan menggulung
Suara petir sambung menyambung
Kilat myambar, hati mulai tak tnang
Susana gelap gulita,mjdi tak terang
Mesin macet, kapal tak terkendali
Menyeramkan dibawa arus berhari2
Terombang – ambing sgt menakuti
Perasaan gelisah pasrah sang ilaahi
ABK khabisan bekal dlm perjalanan
Bahkan tenaga mreka sdh khabisan
Kelaparan myelimuti higga pingsan
Pasrah kpd الله Yang Maha Rahman
Sungguh suasana mencekam mrka
lalu Naiklah”Ladini ” sang nahkoda
Diatas kapalnya itu lalu ia berdo’a
Lalu ada berjubah putih dilihatnya
berperawakan sgt besar dan tinggi
mmakai jubah,sorbannya putih asli
Dari arah timur sorban di terbangi
Persis arah Nakhida Ladini Rasyidi
Lalu org yg berjubah itu mgajarinya
sebuah doa kepada sang Nakhoda
Setelah sang Nakhoda terima do’a
Org berjubah itu mghilang darinya
Lalu ia meninggalkan pesan sth-nya
nanti kalau ada kelihatan sbh benda
segera menuju ke sana…!pesannya
Tak lama, ” tongkat” lalu dilihatnya
Di tgh lautan tongkat ia melihatnya
Lalu Ia berusaha utk mngambilnya
Dan ia mdekati,tiba2 الله mrubahnya
Tongkat itu mjdi daratan dilihatnya
Ajaibnya daratan itu kampungnya
Yaitu kpg halaman sang nahkoda
Selang bberapa thn Ladi Rasyidi itu
Tak sengaja ia datang utk bertamu
Seorg berasak dari lombok mrantau
di Banjarmasin, Safruddin namanya
tak jauh dr Ladini Rasyidi rumahnya
Diruang tamu itu ada poto Maulana
Ladini Rasyidi terperanjat poto kiyai
Ternyata yg dilihat adlh potoحمزنودى
Persis yg nolong saat ditinpa badai
Dn ia bertanya siapa Hamzanwadi?
Saat itulah ia berazam menziarahi
stelah beberapa tahun,beliau pergi
Ke لومبوك menziarahi Hamzanwadi
Sekaligus mgantar anaknya mngaji
“Muhammad Ali” nama sebutannya
yg sangat mengherankan bagi saya
Pd saat pertemuan pertama kalinya
Hamzanwadi justru beliau bertanya
bagaimana ceritanya saat terjadi?
Bgitu kata Ladini Rasyid mengakhiri
kisahnya kepada TGH. لالو انس حشر
seorg Murid Bp Kiyai Hamzanwadi
Jakarta, 28 November 2019
Di kutib dari kumpulan كرامة مولانا
( Pendiri NWDI NBDI & NW tercinta)
Ditulis Oleh Drs.TGH. Addul Hayyi
Beliau Mantan Sekjen PB NW Anjan



