Kasus Covid-19 terjadi, Bundesliga Tetap Melanjutkan Kompetisi

banner post atas

Sinar5news.com – Jakarta – Pada Bundesliga 2 yang merupakan liga jerman, salah satu tim yang pemainnya didapati terdeteksi positif covid-19. Namun hal itu tidak membuat kompetisi kembali tertunda.

Tim dari Bundesliga 2 tersebut adalah Dynamo Dresden yang harus menjalani karantina selama dua minggu. Penyebabnya, ada dua pemainnya yang positif corona.

Kasus ini muncul sepekan jelang sepakbola di Jerman kembali bergulir, usai ditunda sejak Maret akibat pandemi corona. Bundesliga dan Bundesliga 2 direncanakan kembali digelar pada 16 Mei mendatang.

Iklan

CEO Bundesliga Christian Seifert menilai kasus di Dresden takkan menyurutkan rencana awal. Liga Jerman akan tetap dilanjutkan pekan depan.

“Untuk divisi kedua, itu berarti saat ini dari 81 pertandingan, dua pertandingan Dynamo Dresden tidak dapat dimainkan. Kami harus melihat bagaimana menghadapinya. Kami tidak mengubah tujuan kami, dan kami tidak mengubah rencananya. Tujuannya tetap bisa menyelesaikan musim,” kata Seifert kepada ZDF, yang dilansir Guardian.

Dresden sendiri tidak bisa mengikuti rangkaian pertandingan pada tanggal 16 Mei mendatang. Mereka baru bisa bermain, sesuai masa karantina berakhir, pada 26-27 Mei mendatang, yang berpotensi membuatnya bertanding tiga kali dalam sepekan.

Tentu hal itu ialah berita yang tidak baik karena jika dalam sepekan terdapat 3 pertandingan akan berdampak pada para pemain yaitu stamina dan masa latihan.

“Hanya karena mereka harus di karantina selama 14 hari tidak berarti kami harus mempertanyakan kelanjutan divisi kedua. Itu cuma dua laga dari 81 pertandingan,” lanjut Seifert.

“Ada sejumlah pertandingan yang ditunda, yang berarti tidak mungkin menyelesaikan musim. Tetapi, setiap angka memang harus dikatakan saat-saat ini.”

“Itu tergantung berapa banyak tim yang terpengaruh, dan berapa banyak waktu yang tersisa untuk menyelesaikan musim,” jelasnya.

BACA JUGA  Anthony Keluar Sebagai Juara Usai Tumbangkan Shesar Di Laga Final PBSI Home Tournament