Sinar5news.Com – Lombok Timur – Kepala Desa Denggen Timur, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) Jamaluddin bersama masyarakatnya terus berinovasi dalam upaya memajukan Desanya dan menambah pendapatan masyarakatnya ditengah situasi pandemic Covid-19, yang berdampak pada terpaparnya sector ekonomi termasuk pendapatan masyarakat secara keseluruhan.
Salah satu Inovasi Jamaludin adalah mencetuskan keberadaan kampung bebek. Sebagai contoh kampung Bebek pihaknya menempatkan usaha tersebut didua Dusun yakni Dasan Awas dan Dusun Gunung Timba sebagai tempat dilaksanakan program kampung bebek.
” Dua dusun kami jadikan sebagai lokasi percontohan program kampung bebek, dan pengadaan bebek petelur ini berasal dari Dana desa,” ungkapnya kepaada wartawan. Sabtu (06/11/2021)
Jamaluddin juga menjelaskan untuk saat ini baru ada 7 Kelompok peternak Bebek petelur di Desanya, dengan masing-masing kelompok beranggotakan sebanyak 10 orang.Dimana masing-masing anggota diberikan 10 ekor itik untuk yang diternakkan.
“Saat ini baru ada tujuh kelompok yang kita miliki dengan masing-masing kelompok beranggotakan 10 orang, masing-masing anggota dapat 10 ekor itik untuk dipelihara, sehingga total itik yang kami punya saat ini 700 ekor itik, dan Insyaallah kita akan tambah menjadi 2.000 ekor, karena Alhamdulillah budidaya ternak itik ini sudah bisa dirasakan hasilnya oleh masyarakatnya,”ujar Jamaluddin.
Jamaluddin menambahkan pemerintah desa melihat peluang pasar sangat besar dibalik budidaya ternak itik yang dilakukannya,baik dari produksi telurnya maupun dagingnya sama-sama memiliki nilai yang sangat tinggi kalau dipasarkan.
“Insyaallah dalam waktu dekat ini, kami akan mendatangkan tenaga akhli yang ada kaitannya dengan usaha itik ini, untuk memberikan Bimbingan Tekhnis (Bintek) kepada peternak itik yang ada didesa kami ini, untk memberikan ilmunya tentang bagaimana cara beternak itik yang baik serta pola penanganan hasil (telur-red) untuk merubah telur yang semula murah harganya menjadi telur yang lebih mahal seperti menjadikan telur asin,”pungkasnya.(Bul)


