Jelang Pilkada Serentak, Polda NTB Kerahkan 6.800 Personel Guna Pengamanan

Jelang Pilkada Serentak, Polda NTB Kerahkan 6.800 Personel Guna Pengamanan

Sinar5news.com – Mataram – Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan apel khusus yakni dalam rangka persiapan menyambut Pilkada serentak yang akan jatuh pada 9 Desember 2020 mendatang. Apel yang dilaksanakan pagi tadi merupakan apel Serpas Pasukan PAM yang dilaksanakan di Lapangan Gajah Mada Polda NTB, Jalan Langko Kota Mataram.

Dalam hal ini, pihak Polda siap mengerahkan 6.800 anggotanya untuk keamanan selama berlangsungnya Pilkada serentak tersebut. Personel-personel dengan jumlah banyak itu merupakan gabungan dari beberapa jajaran Polda NTB maupun jajaran Polres dibawahnya.

 

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal. Beliau memberi arahan sekaligus perintah dengan tegas beliau menekankan kepada anggotanya yang akan bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) agar melakukannya dengan maksimal guna keberhasilan Pilkada di tahun ini.

Dalam perintahnya tersebut ia juga terus mengingatkan untuk terus menjunjung tinggi tugas dan fungsi pokok kepolisian, bahkan dalam melaksanakan tugas agar tidak pandang bulu terhadap semua yang melakukan pelanggaran.

Seperti halnya yang banyak kita ketahui bahwa dalam Pilkada ada saja beberapa bentuk kejahatan dan pelanggaran. Bahkan para anggota yang bertugas diberi peringatan tegas agar tidak menerima atau pun mendukung pihak yang melakukan bentuk kecurangan dalam artian mengambil keuntungan dari proses ini dia tidak segan untuk memecatnya, bahkan akan memberikan hukuman seberat-beratnya terhadap orang tersebut.

Para personel jajaran yang bertugas harus memegang amanah dengan baik serta tanggung jawab penuh guna memberikan sistem pelayanan terbaik terhadap masyarakat setempat.

“Kita harus All Out memberikan pelayanan kepada masyarakat, bila perlu kondisi di sekitar kalian bertugas harus dicatat, nomor HP petugas di sana catat juga, bahkan pekerjaan Ketua PPS juga harus dicatat, pokoknya segala sesuatu yang ada di sana catat, ini semua sebagai upaya menciptakan Pilkada yang bersih,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang dilansir melalui laman resmi detik pada Sabtu (5/12/2020).

BACA JUGA  Polda NTB : Tanpa Di Bantu Media Kepolisian Tidak Bisa Mendapat Dukungan Masyarakat.
BACA JUGA  Polda NTB : Bapaslon Pemilukada Wajib Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19.

Untuk mempermudah dalam hal penyampaian informasi terkait adanya kecurangan, Iqbal menegaskan agar anggotanya melaporkan hal tersebut melalui aplikasi Polisiku yang disiapkan Polda.

“Kehadiran kita ini ditunggu oleh masyarakat agar suara mereka tidak sia-sia, juga agar mereka mendapatkan pemimpin yang sesuai dengan keinginannya,” jelasnya

“Walaupun kalian pangkatnya Tamtama harus berani tanya ke komandannya apa tugas kalian di lapangan. Jika dia tidak merespon, silakan adukan mereka lewat aplikasi yang disiapkan, nomor HP saya juga ada, silakan adukan ke saya,”tegasnya

Sementara itu, suasana Pilkada saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Maka dari itu, para petugas polisi yang nantinya akan ditempatkan di TPS harus terlebih dahulu jalani rapid test guna memastikan para personel yang telah dikerahkan tidak ada yang terjangkit virus covid-19.

“jika ada yang terjangkit maka dia tidak akan kami kirim ke lokasi, kami akan ganti dengan anggota yang lainnya,” ujarnya.

 

Untuk keamanan di masing-masing TPS, pihak Kepolisian menempatkan anggotanya sebanyak 2 orang. Untuk mendukung penuh dan demi keamanan serta kelancaran, masing-masing anggotanya telah dibekali uang saku dan uang makan serta obat-obatan dan vitamin.

 

Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal berharap agar anak buahnya nanti usai jalani tugas agar tetap memiliki tingkat kesehatan yang stabil dan selamat. Untuk itu ia langsung berikan perintah kepada pejabat Polda yang menangani logistik anggota, untuk langsung memberikan bekalnya secepat mungkin.

“Kalau bisa hari ini langsung pasang meja di lapangan, bagikan jatah mereka jangan tunggu hari esok,” ujarnya.

 

Mengantisipasi adanya kecurangan atau pun serangan tak terduga, , ia menyebut pihaknya akan menerjunkan personil ke lapangan dua hari sebelum hari pencoblosan dilaksanakan.

BACA JUGA  Sertijab : Dirlantas Polda NTB, Kombes Pol Amin Litarso,SH Digantikan Kombes Pol Noviar,S.I.K.

“Untuk mengantisipasi pelanggaran dan kecurangan yang mungkin terjadi di lapangan kami akan perintahkan petugas untuk stand by dua hari sebelum hari H pencoblosan. Jika ada pelanggaran, petugas kami akan langsung melaporkan kejadian itu melalui aplikasi yang kami siapkan dan akan kami tindak tegas terhadap pelanggar itu,” tutupnya.

Baca Selanjutnya

BACA JUGA  Dit Intelkam Polda NTB : Kurangi Dampak Sosial Covid-19. Bagi Sembako Pada Anak Yatim Dan Mahasiswa Yang Tidak Mudik

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA