JAUHI PERBUATAN ZHALIM Oleh : Abu Akrom (Direktur RQL dan Pengasuh Ponpes NW Jakarta)

JAUHI PERBUATAN ZHALIM Oleh : Abu Akrom (Direktur RQL dan Pengasuh Ponpes NW Jakarta)

Perbuatan zhalim adalah perbuatan aniaya yang bersifat semena-mena, kejam, melampaui batas, melanggar aturan (hukum), berbuat kekacauan dan kerusakan di muka bumi.

Dari pengertian ini dapat kita pahami bahwa sikap apapun yang mendatangkan kemudaratan dinamakan zhalim. Sekecil apapun kezhaliman itu pasti berakibat buruk, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Perbuatan zhalim ini muncul dari hawa nafsu manusia yang tidak terkendali. Dalam Al Quran berulangkali disampaikan betapa bahaya perbuatan zhalim. Makin besar tingkat kezhaliman manusia, makin besar pula tingkat kerusakan yang nampak di bumi ini. Dan ingatlah bahwa Allah tidak pernah berbuat zhalim kepada manusia, manusia itu sendiri yang menzhalimi diri mereka sendiri. (Al Ankabut 29:40).

Untuk menyelamatkan manusia dari kezhaliman, diutuslah para nabi dari nabi Adam AS sampai nabi Muhammad SAW. Semua para nabi membimbing umat manusia agar menghentikan semua kezhaliman yang telah dilakukan.

Diantara kezhaliman yang paling besar adalah syirik kepada Allah. Syirik kepada Allah itu meyakini ada tuhan selain Allah. Ada yang meyakini berhala, matahari, bulan, bintang, api, angin, laut sebagai tuhannya. Bahkan ada yang sangat berani mengatakan dirinya sebagai tuhan seperti Fir’aun. Semua tuhan-tuhan ini adalah palsu karena berdasarkan imajinasi, khayalan dan pikiran manusia yang salah. Oleh karena itu para nabi berjuang siang dan malam untuk mengajak mereka meninggalkan tuhan-tuhan tersebut dan meyakini hanya Allah Tuhan yang sebenarnya. Semua para nabi mengajarkan, “laa ilaaha illallah, tiada tuhan selain Allah”.

BACA JUGA  Ketua DPW MIO Provinsi NTB Dukung Rencana Menparekraf Segera Bangkitkan Pariwisata Jelang MotoGP

Bila kita sudah berkomitmen bahwa Allah adalah Tuhan kita yang sebenarnya, maka jangan sampai kita berlaku zhalim. Karena Allah mengamanahkan kepada kita agar memakmurkan bumi ini, menjaga nilai-nilai persaudaraan, membangun kerjasama yang baik, saling menghormati, saling menghargai dan saling mencintai.

BACA JUGA  Banjir Bandang Di Lombok Timur Mengakibatkan Dua Orang Mahasiswa Meninggal.

Bila hal-hal tersebut kita lakukan niscaya akan lumpuhkan benih-benih kezhaliman dalam diri, sehingga hidup menjadi manfaat dan akan tercipta suasana yang aman, rukun, damai, bahagia dan sejahtera lahir maupun batin.

Semoga uraian hikmah hari ini menjadi spirit untuk berbuat yang terbaik dengan meninggalkan segala bentuk kezhaliman kita selama ini.

Bekasi, 24 Rabiul Awal 1441 H/7 21 November 2019 M

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA