Ilmu yang tidak diamalkan

banner post atas

 

Oleh Sugiyatul Fathi

 Ilmu adalah anugerah yang sangat besar dari Allah SWT. karena dengannya manusia bisa mendapatkan segala-galanya termasuk kebahagiaan dunia dan akhirat. Oleh karena itu keberadaannya harus disyukuri supaya keberkahannya semakin bertambah dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Ilmu yang tidak disyukuri dikhawatirkan tidak mendapatkan keberkahan dari Allah yang telah memberikan dan menitipkan ilmu pengetahuan. Apalah gunanya punya ilmu kalau ternyata ilmu tersebut mendatangkan mudharat dan tidak bermanfaat bagi pemiliknya menuju kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.

Iklan

Pertanyaannya, bagaimanakah cara mensyukuri ilmu tersebut?

Adapun diantara cara mensyukuri ilmu ialah mengamalkan ilmu tersebut utamanya untuk diri sendiri sekemampuan dan sekuat pribadi kita, baru tahap yang selanjutnya akan lebih baik kalau diajarkan kepada orang lain. Karena pada prinsipnya, semakin banyak yang mengamalkan ilmu yang diajarkan maka semakin banyak pula pahala yang mengalir kepada orang yang mengajarkannya.

Akan tetapi pada sebaliknya ilmu yang tidak diamalkan itu tidak akan berkembang persis keberadaannya seperti pohon yang tidak berbuah. Pohon yang tidak berbuah hanya memiliki batang akan tetapi tidak memiliki buah, maka apa kata orang ketika melihat pohon yang sejatinya berbuah akan tetapi tidak bisa memunculkan buah.

Begitulah perumpamaan orang yang berilmu akan tetapi ilmunya tidak diamalkan. Dalam pepatah Arab yang sangat populer disebutkan sebagai berikut :

العلم بلاعمل كالشجر بلاثمر

“ilmu yang tidak diamalkan laksana pohon yang tidak berbuah”

Harapan Kita semua mudah-mudahan Allah memberikan kita ilmu yang banyak berkah dan manfaat dunia akhirat.

BACA JUGA  Petugas Berharap Masyarakat Bisa Bekerjasama