Identitas Mayat Hanyut Di Wanasaba Adalah Muhammad Eko Wahyu

Identitas Mayat Hanyut Di Wanasaba Adalah Muhammad Eko Wahyu

Sinar5news.com – Lombok Timur – identitas mayat yang ditemukan warga di kali Tibu Balok,Dusun Bagik Kedok Desa Apitaik Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB) sudah terungkap. Dimana pada hari Sabtu 30 Mei 2020 sekitar pukul 14.00 wita, telah datang seorang perempuan dan keluarganya yang mengaku bahwa mayat tersebut adalah suaminya.

Perempuan yang bernama Nurul Aini(32) warga Desa Wanasaba,tapi beralamat di Rusa Kencana,Kelurahan Rusa Kencana,Kecamatan Toli Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengan itu, mendatangi Kanit Reskrim Ipda Zulkipli,SH dan menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) dr.Soejono Selong untuk melihat secara langsung kondisi mayat tersebut.

Setelah di tunjukkan mayat tersebut.yg bersangkutan mengenali ciri-ciri mayat tersebut.Adalah suaminya.Dan di kuatkan dengan hasil perbandingan sidik jari oleh tim identifikasi polres lotim dengan metode IPS (Inawis fortable sistem) di temukan adanya kecocokan sidik jari yg di ambil secara manual dengan data base kependudukan (E-KTP).

Setelah di lakukan pengamatan atas ciri-ciri fisik mayat di RSUD Selong, Nurul Aini meyakini dari bentuk tubuh, telinganya yang kecil (berbeda dari telinga orang dewasa yg normal) dan bentuk kaki dan cukuran rambutnya, Ia berkeyakinan bahwa mayat tersebut adalah suaminya. Yang bernama Muhammad Eko Wahyu, lahir di Rusa kencana,tanggal 07 Juli 1988, dengan alamat, Risa kencana, RT 04 RW 04 Kel. Rusa kencana kec. Toli kab. Banggai Prov Sulawesi Tengah.

Bahwa berdasarkan keterangan Nurul Aini (32) Istri korban, pada sekitar tanggal 16 mei 2020 korban membeli tiket untuk mudik ke Sulawesi pemberangkatan tanggal 21 mei 2020, akan tetapi karena situasi Pandemi COVID-19 Sehingga yg bersangkutan tidak bisa berangkat dan sejak saat itu korban prilakunya berubah menjadi pendiam dan sering termenung dan sempat pulang kerumah dua hari.dan dua minggu korban tidak pernah pulang kerumah dan sempat istri korban dan keluarga mencari tetapi tidak di temukan.

Nurul Aini melanjutkan ceritanya bahwa pada hari jumat tgl 29 Mei 2020.pukul 17.00 Wita.Istri korban mendapat informasi ada mayat di temukan di kokok /sungai anjar songgeng dusun karang asem Desa wanasaba Daya.kec.wanasaba tetapi belum sempat melihat mayat tersebut istri korban mendapat informasi mayat hanyut lagi oleh banjir
Pada hari sabtu tgl 30 Mei 2020 pukul 11.00 Wita,istri korban mendapat informasi ada penemuan mayat di sungai Apitaik kec.pringgabaya.Selanjutnya korban mendatangi RSUD Dr.Soejono Selong.Untuk melakukan pengecekan ternyata setelah melihat ciri-ciri fisik.mayat tersebut adalah suaminya.

Melengkapi mindik.Dan hasil interogasi di polsek pringgabaya bahwa istri korban menolak untuk di lakukan otopsi. Dan menerima kematian suaminya sebagai musibah. Hasil pemeriksaan Dokter Rumah sakit Dr.Soejono selong tidak di temukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban. Mayat korban dimakamkan di Desa Wanasaba sesuai dengan permintaan keluarga dengan standar Covid-19. (Bul)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA