HOAXS : Beredar Issu Penculikan Di Lombok Timur, NTB.

Foto : IPTU Lalu Jaharuddin ( Kasubbag Humas Polres Lotim )
banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Belakangan ini, masyarakat dihebohkan dengan isu penculikan anak yang terjadi di berbagai daerah melalui media sosial.terutama di Wilayah Kabuaten Lombok Timur, Kepolisian Resor Lombok Timur menegaskan bahwa isu penculikan anak tersebut sebagai kabar bohong alias hoaks.

“Itu hoaks, sudah diklarifikasi oleh tim Siber Polri. Sejauh ini polisi belum menerima laporan dari masyarakat terkait masalah penculikan anak itu,” ujar Kasubbag Humas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Jaharudin. Kamis (06/02/2020).

Kepolisian resor Lombok Timur mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas dalam menyikapi informasi, video ataupun gambar yang beredar melalui media sosial. Masyarakat juga diimbau untuk tidak turut serta menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Iklan

“Kalau ragu-ragu silahkan untuk diklarifikasi dan dikonfirmasi ke kepolisian terdekat. Jadi info-info yang tersebar itu mohon maaf sebagian besar hoaks,”. Terangnya.

Kasubbag Humas juga berharap agar masyarakat tidak mudah main hakim sendiri ketika menemukan orang yang dirasa mencurigakan. Apalagi isu yang beredar menyebutkan, rata-rata pelaku Penculikan berpura-pura sebagai orang gila, ada yang Berkepala Botak, memakai Masker, menggunakan Mobil tertentu dan beberapa Ciri lain yang disebutkan di beberapa Media Sosial.

“Kalau melihat orang yang mencurigakan, sebaiknya lapor kepada petugas terdekat, kepolisian atau Ketua RT/RW. Jangan melakukan tindakan-tindakan main hakim sendiri, karena itu akan merugikan, baik bagi kita maupun orang lain,” Harapnya.

Di Lombok Timur sendiri ada informasi Hoaks yang mengabarkan bahwa sekitar Pukul 10.00 Wita, pada saat jam keluar main anak sekolah tepatnya di SDN 2 Anjani hamper terjadi peristiwa Penculikan , namun itu berhasil digagalkan. Akan tetapi pada Faktanya tidak ada Upaya penculikan anak yang terjadi di wilayah tersebut dan semua itu dipastikan Kabar Hoaks yang hanya dapat meresahkan Warga.

BACA JUGA  Hikmah Pagi :ASAL USUL BULAN BINTANG DI QUBAH MASJID

Lebih lanjut Kasubbag Humas menghimbau kepada Masyarakat untuk tetap memantau keberadaan buah hatinya namun jangan sampai isu penculikan anak terseut membuat para oraang tua resah sehingga Aktifitas rutin diabaikan.(Bul)