Sinar5news.com – Lombok Timur – Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sukamulia H.Muhammad Fauzi,S.Pd mengatakan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2022/2023 sedang berjalan hingga tanggal 16 juli 2022 mendang.
“Kami di SMAN 1 Sukamulia mendapat kuota enam Rombel (Rombongan Belajar) atau sama dengan enam kelas perkelas hitungannya 36 orang siswa baru. Sehingga kuota kami pada tahun ini sekitar 216 orang siswa baru,” ungkap H.Pauzi diruangannya. Selasa (28/06/2022)
Menurutnya Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) akan melalui empat jalur penerimaan yakni Jalur Zonasi, Afirmasi, Prestasi dan Jalur Perpindahan domisili Orang Tua. Untuk jalur zonasi memiliki porsi yang paling besar dengan kuota 60% dan untuk tahun ini memakai zona udara.
“Untuk jalur zonasi tahun ini memakai zonasi udara, kemudian Jalur Afirmasi ini bagi calon peserta didik baru yang kurang mampu , seperti siswa penerima KIP,PKH dan lainnya dengan kuota 20%, Jalur Prestasi dapat kuota 15% dengan rincian prestasi akademik 6%, prestasi non akademik seperti jauara dalam bidang olahraga dan lainnya 5% dan prestasi keagamaan 4%,”terang H.Pauzi.
Untuk itu pihak PPDB SMAN 1 Sukamulia mengajak tamatan SMP dan MTs bergabung atau mendaftarkan diri untuk melanjutkan studinya di SMAN 1 Sukamulia karena waktu pendaftaran masih dibuka hingga tanggal 16 Juli 2022 mendatang.
“Sampai dengan hari ini sudah tercatat 104 orang siswa baru yang kami terima dan kami optimis Insyaallah hingga akhir pendaftaran nanti kuota yang kami miliki dapat terpenuhi. Walaupun kami memang menyadari kami diapit oleh beberapa sekolah lainnya seperti SMAN 2 Selong, SMKN 2 Selong dan SMAN 1 Masbagik,”ujarnya.
Secara geografis memang SMKN 1 Sukamulia memiliki posisi atau lokasi yang kurang menguntungkan karena berada ditengah kebun bukan dipinggir jalan Negara, Provinsi atau dijalan Kabupaten, seperti SMA atau SMK yang lain, sehingga tidak bisa sepopuler sekolah lainnya.
“Kami memahami posisi sekolah kami yang tidak berada dipinggir jalan, tetapi kami optimis akan bisa seperti sekolah yang lainnya, kami akan terus meningkatkan mutu sekolah kami agar dapat bersaing dengan sekolah lainnya. Dan untuk dimaklumi baru pada tamatan tahun ini, siswa kami yang melanjutkan studi keperguruan tinggi mencapai 85 persen, pada tahun sebelumnya tidak pernah mencapai angka tersebut, karena tamatan kami selalu kami motifasi bahwa kedepan kalau mau menjadi apa saja harus paling tidak tamatan S1,”pungkasnya. (red)

