Guru Perempuan SDN 33 Mataram Sampaikan Gagasan Tentang Hari Kartini Masa Kini

Guru Perempuan SDN 33 Mataram Sampaikan Gagasan Tentang Hari Kartini Masa Kini

MATARAM – Hari Kartini merupakan momentum spesial bagi kaum perempuan di Indonesia untuk mengekspresikan pikiran, ide dan gagasannya. Hari besar yang diperingati pada setiap tanggal 21 April ini memiliki makna tersendiri bagi mereka dalam memperjuangkan hak-haknya sebagai perempuan.

Sama dengan perempuan pada umumnya, guru perempuan di SDN 33 Mataram juga memiliki pandangan khusus tentang hari Kartini masa kini. Bagi mereka hari Kartini bukan sekedar perayaan biasa namun memiliki sejumlah makna.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu guru perempuan SDN 33 Mataram Ni Ketut Widyawati usai melaksanakan upacara apel bendera dalam rangka memperingati Hari Kartini di halaman sekolah, Senin (21/4).

Menurutnya perayaan hari kartini merupakan simbol perjuangan seorang perempuan dalam memposisikan dirinya setara dengan kaum laki-laki, terutama dalam pendidikan tampa melupakan kodratnya sebagai perempuan.

“Perayaan hari kartini bagi saya mengandung makna perjuangan, pendidikan dan kesetaraan kaum perempuan. Momen perayaan kartini hari ini mengingatkan kita sebagai kaum perempuan bahwa kita memiliki hak-hak yang harus diperjuangkan tanpa melupakan kodratnya. Perjuangan untuk memperoleh hak yang setara dengan kaum laki-lali terutama dalam bidang pendidikan”, ungkap Widya.

Karena bagi Widya dengan menjadi perempuan yang terpelajar maka perempuan dapat berjuang mencapai cita-citanya dan mempu membangun kerjasama yang baik dengan kaum laki-laki.

“Sebagai seorang pendidik khususnya, bisa saling bekerja sama dengan kaum laki-laki untuk mewujudkan generasi yang terpelajar dan berbudi pekerti luhur demi terwujudnya generasi Indonesia emas”, ujarnya.

Beda halnya dengan bu guru Jumila Herawati yang merupakan wali kelas V-B SDN 33 Mataram. Menurutnya, perempuan harus mampu memberi perubahan dan kontribusi positif sesuai perkembangan zaman yang dihadapi saat ini.

“Hari Kartini merupakan momentum untuk para perempuan Indonesia untuk berkarya memperlihatkan potensi yang dimiliki sebagai bentuk kontribusi untuk negeri”, ucap Mila.

Sementara itu, Indah Nurdiana salah satu guru senior SDN 33 Mataram mengatakan generasi perempuan saat ini harus berterima kasih kepada sosok Raden Ajeng Kartini. Karena perjuangannya, perempuan saat ini mampu berdiri sejajar dengan kaum laki-laki dalam berbagai bidang, maka sosok ini harus menjadi teladan bagi generasi perempuan saat ini.

“Raden Ajeng Kartini adalah pejuang terpenting bagi emansipasi wanita Indonesia, sosok inspiratif di zaman yang masih primitif, pemikirannya jenius dan merupakan sosok pemberani di zamannya. Maka perempuan saat ini harus berterima kasih kepada sosok yang satu ini, karenanya perempuan saat ini bisa berdiri sejajar dengan kaum laki laki tampa melupakan kodratnya sebagai perempuan”, tutur Indah. (Red)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA