Sinar5news.com – Lombok Timur – Untuk menjalankan amanat organisasi sebagai rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun Forum Wartawan Media Online (FWMO) Lombok Timur ke- 4, akan di gelar Rapat Kerja (Raker) ke-2 tanggal 15 Oktober 2022 mendatang, bertempat di Pondok Jurnal Kelurahan Sandubaya,Kecamatan Selong.

Hal ini ditejelaskan Ketua FWMO Lotim,Syamsurrijal yang didampingi Sekretaris FWMO, Ahmad Yani seusai melakukan rapat persiapan Raker dan Milad ke- 4 di sekretariat FWMO Selong, Selasa (11/10/2022)
“Tahun ini merupakan Raker ke-2 FWMO Lotim, yang tadi dalam rapat panitia sudah disepakati lokasi Raker didalam kota saja yakni di Rumah Jurnal Selong,” terang Bunga Rizal panggilan akrab ketua FWMO Lotim.
Menurutnya dalam rapat kerja tersebut nantinya akan dibahas tentang program kerja tahun 2023 dan mengevalusi program kerja yang telah dilaksanakan pada tahun 2022 ini.
“Dalam amanah organisasi FWMO tentu isi dari Raker adalah menyusun program kerja tahun 2023 dan mengevalusi pekerjaan yang telah dilaksanakan pada tahun 2022 ini. Dalam Raker nanti masing-masing komisi akan menyampaikan ide dan gagasan yang akan dituangkan menjadi program kerja 2023,” ungkap Rizal.
Sementara itu Ahmad Yani selaku ketua panitia Milad Ke-4 FWMO menjelaskan penyelenggaraan Milad tahun ini diselenggarakan dengan sederhana tetapi tidak mengurangi kehidmatannya.
“Untuk tahun ini acara Milad kita selenggarakan sesederhana mungkin tetapi untuk program Bakti Sosial dan pelatihan kita tambah volumenya, untuk tahun ini sudah kita bagikan ratusan paket sembako untuk orang tua jompo di dua desa. Kami juga sudah melakukan giat pelatihan jurnalistik kepada ratusan generasi muda Lombok Timur, sebagai rangkaian milad ke-4 FWMO,” terang Yani.
Ia juga menambahkan dalan Raker nanti akan ada program-program tambahan yang nantinya akan diusulkan dari masing-masing bidang yang ada.Kemudian dilakukan pembahasan dan diputuskan bersama-bersama anggota.
“Saya memperkirakan akan ada program tambahan yang akan muncul dalam Raker besok, karena FWMO kedepan tidak hanya berpikir tentang bagaimana caranya berbagi atau membantu sesama. Tetapi kita akan lebih banyak mentransfer ilmu jurnalistik kepada generasi muda kita yang ada di daerah kita ini, untuk meberantas informasi Hoax,” pungkasnya.(red)

