Fogging Puskesmas Cakung di Pesantren NW Jakarta dan Sekitarnya

Fogging Puskesmas Cakung di Pesantren NW Jakarta dan Sekitarnya

Kemarin hari senin (13/4/2020) Pagi Hari sekitar pukul delapan, Tim fogging dari Puskesmas Kecamatan Cakung turun lapangan langsung mengadakan pengasapan pencegahan Demam berdarah atau demam dengue (DBD) di Pesantren NW Jakarta dan rumah yang ada disekitar RT 01, sampai RT 06, RW 03 Penggilingan Cakung Jakarta Timur.

Sesampainya Tim fogging di Rt 01 Rw 03, mereka langsung masuk ke halaman Pesantren memarkirkan kendaraannya dan mempersiapkan segala perlengkapan yang akan dipergunakan dalam proses fogging. Seperti mesin asap, obat-obatan, serta berbagai peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan.

Setelah semuanya sudah rapi, pengasapan pun dimulai, petugas fogging menyisiri bagian pesantren, lembaga formal sampai ke bagian Asrama dan Panti Asuhan mendapatkan jatah pengasapan. Dan sebagian petugas yang lain mengasapi rumah warga di sekitar Pesantren yang ada di Rt 01 sampai Rt 06, RW 03 Penggilingan Cakung Jakarta Timur.

Tidak tanggung-tanggung, dalam fogging kali ini Puskesmas Kecamatan Cakung menurunkan sembilan mesin pengasap beserta tenaganya, dan satu tenaga ahli husus bagian pengoplosan obat yang akan disemprotkan. Genap semua seluruh tenaga tim yang diturunkan oleh Puskesmas sebanyak sepuluh orang.

Disamping 10 tenaga tersebut, Tim Puskesmas Kecamatan Cakung juga ditemani oleh ibu-ibu kader bagian jumantik dari RT 01 sampai RT 06. Mereka bertugas mengarahkan ke bagian-bagian tempat yang akan diasapi.

Pengasapan dalam sekala besar ini dilakukan oleh Puskesmas Kecamatan Cakung, karena merespon laporan masyarakat disekitar RW 03 terhadap adanya warga yang terkena DBD, bukan atas intruksi dari mana-mana. Terang Bpk. M. Taufiq petugas fogging Puskesmas Kecamatan Cakung.

Bapak taufiq menambah paparannya, bahwa pengasapan Puskesmas Cakung melayani dan melakukan fogging diwiyah sekitar kecamatan Cakaung. Dan
kegiatan fogging ini juga bisa sebagai upaya pencegahan corona, makanya sembari jalan petugas mengarahkan semprotannya kearah jalan. Jelasnya.

Karena banyaknya tempat yang diasapi, akhirnya fogging berlangsung dalam waktu yang lumayan lama, yaitu dari sekitar pukul delapan pagi sampai waktu dzuhur.

Pihak Pesantren Sangat mengapresiasi kegiatan fogging seperti ini. Oleh karena itu ketika dimintai idzin untuk tempat parkir dan persiapan alat dan perlengkapan fogging dilapangan pesantren, Kiyai H. M. Suhaidi Ketua Yayasan Mi’rajush Shibyan NW Jakarta mempersilahkan dengan senang hati. Fath.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA