FIELD TRIP SMP LABORATORIUM JAKARTA MEDIA PEMBELAJARAN YANG APLIKATIF

banner post atas

Dalam sejarah penerapan pendidikan di SMP Laboratorium Jakarta sejak berdirinya tahun 2005 senantiasa aktif dengan berbagai model pembelajaran baik yang bersifat teoritis dalam kegiatan KBM di kelas, maupun pembelajaran yang bersifat aplikatif di luar kelas. Diantara kegiatan aplikatif diluar kelas adalah mengadakan field trip setiap tahunnya. Field trip tahun ini diadakan di Cimory, Puncak, Bogor yang diikuti oleh seluruh peserta didik dari kelas VII, VIII dan IX.

Sesuai dengan agenda tahunan hari ini Jumat, 31 Januari 2020 adalah pelaksanaan kegiatan field trip. Sebelum keberangkatan menuju Cimory, terlebih dahulu berkumpul di halaman sekolah untuk mendengarkan arahan dari kepala SMP Laboratorium Jakarta, Ibu Rosalina, S.Pd, M.Si.

Iklan

Dalam arahannya Ibu kepala sekolah menyampaikan agar seluruh peserta didik mengikuti kegiatan field trip ini dengan baik dan dapat menjaga adab kesopanan terutama di lokasi field trip nanti.

Setelah pengarahan, seluruh siswa berdoa dengan membaca shalawat Nahdlatain karya Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid pahlawan nasional asal NTB sekaligus pendiri organisasi NW (Nahdlatul Wathan). Tujuan membaca shalawat ini agar perjalanan menuju Cimory aman, lancar dan selamat serta mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Setelah semua peserta didik berada di dalam bus, terlebih dahulu membaca doa naik kendaraan dilanjutkan dengan membaca surah Ar Rahman secara bersama-sama dengan sempurna. Tujuan membaca surah Ar Rahman adalah menyatakan rasa syukur yang mendalam atas segala nikmat yang Allah curahkan, sehingga masih dapat menikmati indahnya hidup di alam dunia yang fana’ ini.

Setelah sampai di Cimory seluruh peserta didik, guru dan karyawan berfoto bersama sebagai dokumentasi yang sangat penting untuk keperluan akreditasi, laporan ke yayasan dan keperluan lainnya.

BACA JUGA  Bupati Ultimatum Kepala Sekolah Terapkan Prokes, Jika Sekolah Tidak Mau Di Tutup Lagi.

Selanjutnya tim guide (pengarah/pemandu) dari Cimory menunjukkan tempat-tempat penting yang dituju untuk diamati dan dipraktikkan langsung. Diantaranya mengamati bagaimana cara memerah susu sapi yang benar sehingga sapi itu merasa nyaman dan menghasilkan susu perahan yang banyak.

Salah seorang peserta didik yang bernama Abinubli merasa sangat senang dengan kegiatan ini. “Di Cimory kami banyak belajar tentang hal-hal penting diantaranya bagaimana cara memerah susu sapi yang benar, ternyata harus tahu ilmunya sehingga dapat menghasilkan perahan susu yang banyak dan tidak menyakiti hewan sapi tersebut”. Demikian argumentasi Abinubli saat diwawancara oleh crew media Sinar5News.com.

Satu demi satu para peserta didik masuk di kandang sapi untuk praktik memerah susu sapi. Terlihat sekali mereka menikmati kegiatan ini dan sangat berkesan sebagai pembelajaran aplikatif yang sangat bermanfaat untuk menunjang kesuksesan menyonsong masa depan yang gemilang.

Setelah selesai memerah susu sapi tim guide mengarahkan peserta didik kebeberapa lokasi penting seperti kandang burung, kandang kuda, kandang keledai, akuarium ikan dan lain-lain.

Sebelum kegiatan field trip ini dilanjutkan, seluruh peserta didik istirahat untuk shalat Jumat bagi yang laki-laki dan shalat zuhur berjamaah bagi yang perempuan. Mereka dengan segera melaksanakan shalat dengan khusyu’ dan penuh semangat. Demikianlah keseharian para peserta didik SMP Laboratorium Jakarta, sesibuk apapun dalam urusan dunia ketika tiba waktunya shalat, dengan segera mereka lakukan tanpa ditunda-tunda.

Setelah mereka menunaikan shalat dilanjutkan dengan makan siang dengan menu-menu yang segar, enak dan menyehatkan. Setelah makan, mereka diarahkan oleh guide menuju ruang aula untuk mengikuti cara pembuatan milkshake. Milkshake (susu kocok) adalah minuman dingin dari campuran susu, es krim, dan sirop berperasa yang dikocok hingga berbusa. Selain dikocok dengan blender, susu kocok bisa dibuat dengan memakai gelas pengocok bertutup (shaker).

BACA JUGA  Wabah Corona Melebar, Pelajar Harus Tetap Belajar

Tujuan dari kegiatan ini agar perserta didik dapat membuka usaha sendiri khususnya dalam bidang milkshake ini. Beberapa orang peserta didik maju kedepan untuk mengikuti peoses pembuatan milkshake dan perserta didik yang lain ikut mengamati dan mencatat bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuatnya.

Setelah selesai pembuatan milkshake ini, seluruh peserta didik secara bergiliran mencicipi buah karya mereka. Terlihat betul ekspresi muka setiap peserta didik puas dan senang dengan kegiatan yang sangat positif ini.

Menurut pantauan media Sinar5News.com, sungguh kegiatan field trip tahun ini sangat menarik dan berbeda dengan tahun sebelumnya. Dibuat dengan versi yang lengkap mulai dari pelatihan memerah susu sapi, mengamati kehidupan binatang sampai kepada pelatihan membuka usaha dibidang pembuatan milkshake. Ditambah lagi dengan kondisi alam puncak yang sejuk, indah dan nyaman, membuat suasana penuh nikmat dengan keindahan alam di Cimory. Mereka dapat berfoto dan berselfie riya bersama teman-teman tercinta. Tidak ketinggalan guru-guru dan karyawan merasakan hal yang sama.

Semoga kegiatan field trip ini membawa manfaat yang besar bagi seluruh peserta didik terutama untuk masa depan mereka. Aamiin (Mar).

Jakarta, 6 Jumadil Akhir 1441 H/31 Januari 2020 M