Melalui Zoom Meeting DPW Sahabat Desa Nusatara adakan Rapat Kerja Wilaya (RAKERWIL) dan Koordinasi, pada rapat tersebut dihadiri oleh seluruh Pengurus DPW Sahabat Desa Nusantara Prov. NTB, Ketua Umum DPC Sahabat Desa Nusantara se-NTB, Ketua Umum DPP Sahabat Desa Nusantara (Ahmad Yani Budi Santoso), Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Kabid Pemdes) DPMPD Dukcapil Provinsi NTB (Wahyu Hidayat, S.STP., MAP), dan Angoota DPD RI Dapil NTB (Drs. H. Achmad Sukisman Azmi, dimana tema pada RAKERWIL & Koordinasi ini adalah “Dari Desa Kita Ciptakan Kesejahteraan Bersama”.
Pada Rapat Kerja Wilayah tersebut, Muhip Abdul Majid selaku Ketua Umum DPW Sahabat Desa Nusantara Prov. NTB memberikan pengantar terkait dengan kepngurusan yang dipimpinnya.

“Alhamdulillah DPW Sahabat Desa Nusantara Prov. NTB sudah membentuk 8 DPC yang terdiri dari DPC Sahabat Desa Nusatara Kab. Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa Besar, Sumbawa Barat, Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima” ujarnya.
Muhip Abdul Majid yang biasanya disapa dengan Majid menegaskan bahwa dikepengurusan Sahabat Desa Nusantara Prov. NTB kedepannya akan mengadakan yang namanya Sekolah Dasar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dimana pesertanya nanti seluru perwakilan-perwakilan dari BUMDes se-NTB.
“InsyaAllah Tahun 2021 jika COvid-19 ini sudah tidak ada, maka Sekolah Dasar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) kita selenggarakan, karena BUMDes ini adalah salah satu wadah yang sangat empuk untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan demi terwujudnya NTB Gemilan dan Indonesia Maju, kami di Kepengurusan DPW Sahabat Desa Nusantaran Prov. NTB juga banyak sekali Sumber Daya Manusia (SDM), oleh karena itu kami berharap kepada jajaran DPP, Pemerintah Prov. NTB dan DPD RI, mari bantu kami yang ada dikepengurusan DPW SDN NTB untuk berkontribusi baik itu moril maupun material” pungkasnya.
Sedangkan pada sambutan Ketua Umum DPP Sahabat Desa Nusantara menegaskan bahwa kehadiran Sahabat Desa Nusantara ini adaalah ada celah pemerintah baik itu pemerintah Pusat, Daerah maupun yang ada di Desa.
“Zaman sekarang yaitu zaman Industri 4.0 itu sudah semua menggunakan media internet, jadi distribusi informasi maupun sharing pengalaman itu cukup mudah dalam hitungan detik kita sudang mengeshare apa yang menjadi kebijakan atau informasi dari tingkat Pusat sampai ditingkat Desa, nah, hadinya Sahabat Desa Nusantara ialah menjembatani anatar Pemerintah Desa dengan Pemerintah Pusat, memberikan penjelasan, edukasi begitu juga dengan memberikan motivasi karena ada mis komunikasi antara Masyarakat Desa dengan Pemerintah Desa” paparnya
Ahmad Yanni selaku Tenaga Ahli Advisor Menteri di Kementerian Desa mengharapkan supaya Pemerintah Daerah mampu bersinergi dengan Pemerintah Pusat .
“Setiap Program yang ada di Kementerian Desa tidak akan berhasil jika tanpa tanpa dukungan dari pihak Pemerintah Daerah dan lembaga-lembaga yang terkait” harapnya.
Semtara pada sambuta yang disampaikan oleh Kabid Pemdes, Wahyu Hidayat, S.STP., MAP., memberikan penjelasan terkait progress pembangunan Desa di Provinsi NTB.
“Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Provinsi NTB dari tahun ke tahun, kondisi status desa yang ada di provinsi NTB semakin lebih baik”, jelasnya.
Hal ini, lanjutnya, menunjukkan bahwa berbagai program pembangunan daerah, mampu berdampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat yang ada di desa. Untuk menjaga konsistensi kemajuan desa ini, dibutuhkan partisipasi seluruh elemen, termasuk partisipasi Sahabat Desa Nusantara.
“Untuk itu, saya berharap, Sahabat Desa Nusantara, hendaknya berperan aktif, sebagai konsultan bagi desa, mendampingi, memback up, mendukung serta mendorong desa untuk semakin sejahtera”, harapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kabid Pemdes juga berkesempatan mengkampanyekan peraturan daerah provinsi NTB terkait penggunaan masker. Ia berpesan, seluruh masyarakat di NTB dapat berperan aktif menerapkan protokol Covid dengan menggunakan masker demi kesehatan kita bersama.
“Sudah saatnya kita putus pandemi ini dengan bersama-sama disiplin menggunakan masker”, pungkasnya.
Sementara Anggota DPR RI Drs. H. Achmad Sukisman Azmy pada sambutannya di acara RAKERWIL (Rapat Kerja Wilayah) dan Koordinasi DPW Sahabat Desa Nusantara Prov. NTB. Ia berharap kepada Sahabat Desa Nusantara untuk menjadi garda terdepan dalam hal pendampingan terhadap Pendamping Desa yang ada di Indonesia terlebihnya di Nusa Tenggara Barat.
“Saya beraharap hadirnya Sahabat Desa Nusantara ini memberikan pembelajaran dan pendampingan yang arif terhadap Pendamping Desa agar Desa-Desa yang tertinggal di Prov. NTB ini mampu menjadi Zero kemudian Desa Maju dan Mandiri” harapnya




