Do’a bersama pada malam nishfu Sya’ban 17/3/22 di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta berjalan dengan baik dan penuh khidmat, diramaikan oleh para Jamaah dan Masyarakat disekitar Pesantren.
Ramainya lantunan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dari para hadirin, seakan membisikkan kalimat-kalimat Allah yang sangat indah dan mulia menembus masuk ke lubang telinga, menyirami hati yang sedang kering dan hampa.
Masyarakat berbondong-bondong menuju ke Masjid HAMZANWADI untuk do’a bersama malam nishfu Sya’ban. Dalam pengamatan penulis, nampaknya diantara penyebab ramainya masyarakat yang hadir kemungkinan dipengaruhi oleh jiwa yang haus sudah lama tidak melakukan do’a bersama akibat dahsyatnya gelombang COVID. Atau bisa jadi juga dipengaruhi oleh semangat masyarakat yang begitu tinggi dalam menyambut kehadiran Ramadhan.
Nampaknya, kehadiran masyarakat dalam acara nishfu Sya’ban tadi malam rata-rata didorong oleh adanya rasa ingin mendapatkan ketenangan dari Allah SWT. Misalnya saja salah satu jamaah yang sempat diwawancarai oleh tim Sinar LIMA yaitu Lailatul Badriah, juga memiliki alasan yang sama dalam mengikuti acara tadi malam, untuk mencari ketenangan hati.
Tidak hanya jamaah bapak – bapak, jamaah dari kalangan ibu-ibu pun tidak kalah banyaknya ikut menghadiri do’a bersama malam nishfu Sya’ban (malam pertengahan bulan Sya’ban). Begitu juga anak-anak terlihat ramai mengikuti acara do’a bersama tadi malam.
Do’a bersama malam nishfu Sya’ban merupakan bagian dari budaya Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta yang setiap tahunnya diadakan di Masjid HAMZANWADI dengan acara yang sangat sederhana, yaitu membaca surat Yasin tiga kali dan do’a untuk kebaikan bersama.
Nishfu Sya’ban tadi malam dipimpin oleh Drs. Muhasan, salah seorang pengajar di Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta didampingi oleh tiga santri yang memandu pembacaan surat Yasin sebanyak tiga kali yaitu Muizzudin, Hifsan gali zaili dan Ahmad Syamsul Anwar.
Harapannya, Mudah-mudahan dari bacaan Al-quran, dzikir dan do’a yang dilantunkan pada malam nishfu Sya’ban, diterima sebagai amal ibadah disisi Allah SWT. Kita dipanjangkan umurnya, disehatkan badannya sehingga bisa ikut menjalankan puasa Ramadhan yang sebentar lagi akan datang.
Fath


