Disnakertrans Lotim : Tercatat 1.390 Orang PMI Lombok Timur, Yang Sudah di Tangani Kepulangannya.

Foto : Supardi,S.Km (Kadis Tenaga Kerja dan Transimigrasi Lombok Timur-NTB)
banner post atas

Sinar5news.com – Lombok Timur – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) Supardi,S.Km mengatakan hingga Kamis, 4 Maret 2021, jumlah PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang sudah pulang kampung dan dijemput di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) dan langsung dikarantina di Rusunawa,Kayangan Desa Pringgabaya mencapai 1.390 orang.

Sesuai aturan, semua PMI yang khususnya pulang dari Malaysia, baik yang legal maupun Illegal tetap dijemput di BIZAM selanjutnya dikarantina di Rusunwa Kayangan, dengan maksud untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Samapi dengan hari Kamis ini jumlah PMI kita yang sudah pulang dan kita tampung di Rusunawa berjumlah sekitar 1.390, maksud pemerintah melakukan karantina adalah untuk memutus mata rantai Covid-19 siapa tau ada PMI kita yang terpapar Viruse yang membahayakan tersebut,”ungkap Supardi di Kantornya. Kamis (04/03/2021)

Iklan

Ditambahkannya setelah sampai di Rusunawa PMI akan diperiksa kesehatannya, jika terkonfirmasi Positif, maka langsung dirujuk ke Rumah Sakit Lombok Timur di Labuhan Haji. Kalau hasilnya negative, maka PMI akan dipulangkan kerumahnya masing-masing dan tetap dalam pengawasan.

“Bagi PMI yang dinyatakan negative, setelah satu hari dipulangkan dan dijemput oleh petugas dari Desa, dan kita juga menyerahkan PMI tersebut untuk dimonitor oleh Pemerintahan Desa dan petugas kesehatan setempat,”katanya.

Untuk itu Kadis Nakertrans Lombok Timur berharap kepada pemerintahan Desa untuk memperhatikan PMI kita yang sudah sampai dirumahnya, agar tidak terjadi mis komunikasi dalam penangannya, karena ketika PMI tersebut sudah dijemput oleh pihak Desa, maka selanjutnya pengawasan dilakukan oleh pihak Desa sendiri. (Bul)  

BACA JUGA  Jubir Covid-19: Tren Positif Covid-19 Lotim Melambat, Gunakan Masker Batasi Droplets