Demo Penolakan Perubahan Nama BIL Ke ZAM Akan di Selesaikan Pada Pansus DPRD NTB.

Demo Penolakan Perubahan Nama BIL Ke ZAM Akan di Selesaikan Pada Pansus DPRD NTB.

Sinar5news.com – Mataram – Kelompok Masyarakat Lombok Tengah yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak(Geram) melakukan aksi damai di Kantor DPRD NTB jalan Udayana Mataram untuk menolak SK.Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor :1421 tentang perubahan nama Bandara Internasional Lombok(BIL) menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid(ZAM). Senin(18/11/2019).

Aksi damai yang di ikuti oleh ratusan masyarakat Lombok Tengah yang terdiri dari unsur pemuda,Tokoh Adat,Tokoh Agama dan Kepala Desa juga Nampak terlihat dari unsur Aparatur Sipil Negara(ASN) Lombok Tengah yang ikut berbaur dalam aksi tersebut. Meminta untuk tidak merubah nama bandara internasional Lombok.


Aksi demo yang berjalan damai tersebut pada intinya dari semua orator yang melakukan orasi tidak menerima terjadinya perubahan nama bagi bandara internasional Lombok (BIL) menjadi Banadara Internasional Zainuddin Abdul Majid.

“Surat Keputusan Menteri Nomor 1421 tentang pergantian nama Bandara Internasional Lombok adalan An Prosudural tidak sesuai dengan prosedur, karena tidak pernah ada pelibatan tokoh masyarakat dan pelibatan kepala daerah setempat(Lombok Tengah-red). Sehingga SK Menteri Perhubungan itu adalah cacat secara hokum dan ini telah mencabik-cabik perasaan masyarakat Lombok tengah,” Ungkap Lalu Hizzi Korlap demo tersebut.


Ia juga meambahkan siapaun yang mencoba untuk mengganti baik personal maupun tokoh yang coba ingin mengganti nama Bandara Internasional Lombok, maka mereka telah membuat garis perlawanan dan menantang perang dengan kami.

“Maka barang siapapun yang melakukan maneuver-manuver politik dan menggunakan aikon-aikon strategis sebagai alat politiknya maka akan berhadapan dengan rakyat Lombok Tengah,” Katanya dengan lantang.

Korlap juga menyampaikan dirinya membawa dua surat pernyataan dari Bupati Lombok tengan yang menyatakan bahwa pihaknya juga menolak perubahan nama Bandara Internasional Lombok yang diserahkan kepada pimpinan DPRD NTB dan Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

Setelah melakukan orasi didepan kantor wakil rakyat jalan udayana Mataram, sebanyak 20 orang perwakilan aksi diterima langsung oleh Ketua DPRD NTB Baiq Isvi Rupaida diruang rapat pleno DPR.
Pertemuan Ketua DPRD NTB dan perwakilan peserta akasi tersebut berjalan alot karena pihak pendemo meminta agar Pimpinan DPRD NTB mencabut surat dari Kementerian Perhubungan yang selama ini dianggap sebagai biang persoalan, karena mereka merasa(masyarakat Lombok tengah) tidak pernah dilibatkan untuk membicarakan perubahan nama bandara internasional Lombok ke bandara Zainuddin Abdul Majid.

Setelah dijelaskan oleh Ketua DPRD NTB Baiq Isvi Rupaida tentang mekanisme pencabutan surat dari pusat. Akhirnya disepakati pihak DPRD NTB dan perwakilan aksi demo akan membahas soal tersebut melalui mekanisme Pansus.(Bul)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA