Cucu Pahlawan Nasional,Gede Syamsul Di Kukuhkan Jadi Ketua Majelis Adat Kerajaan Nusantara NTB.

Foto : Raden H.Lalu Gede Syamsul Mujahidin,SE di Sematkan Tanda Sebagai Ketua DPW MAKN NTB Oleh DPP MAKN Kanjeng Dr.KPH Eddy Whirabumi.
banner post atas

Sinar5news.Com – Lombok Timur  – Ketua Harian Dewan Pengurus Pusat (DPP) Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN), Dr. KPH Eddy Wirabhumi, dari Keraton Surakarta Hadiningrat, mengukuhkan Raden H.Lalu Gede Syamsul Mujahidin SE, sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah(DPW)  MAKN Provinsi Nusa Tenggara Barat(NTB)  bertempat di Puri Agung Selaparang, Lendang Nangka Kecamatan Masbagik Lombok Timur, Sabtu (12/09/2020).

Foto : Saat Pelantikan atau Pengukuhan Ketua DPW Majelis Adat Kerajaan Nusantara(MAKN) NTB.

Pengukuhan Ketua DPW MAKN NTB yang juga cucu Pahlawan Nasional TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid tersebut dihadiri Pengurus Pusat MAKN, dan utusan seluruh kerajaan dan kedatuan di Pulau Lombok, utusan Raja Bima, Raja Dompu, dan Raja Sumbawa, serta dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur.

Ketua Pengurus Majlis Adat Paer Timuk, Drs. HL Gafar Ismail sebagai tuan rumah dalam sambutannya mengatakan bahwa kita ini adalah satu kesatuan sebagai bagian dari entitas yang berada di Indonesia sebagai wujud kebersamaan.

Iklan

“Sejatinya kita dari budaya yang sama dalam NKRI. Kita bisa diterima di mana saja dengan budaya, karena budaya adalah benteng persatuan,” tandasnya.

Foto : Foto Bersama Pengurus DPW dan DPP MAKN.

Ketua Harian DPP MAKN Dr Kanjeng Pangeran Harya Tjakraningrat  (KPH) Eddy Wirabhumi, MM, mengucapkan selamat atas terbentuknya MAKN wilayah NTB. Menurutnya, dalam memajukan organisasi MAKN ini, pengurus harus mampu bersinergi dengan semua lapisan yang ada supaya tunjuan mulia ini tercapai, terutama dalam melestarikan budaya leluhur kita di dalam bingkai NKRI. Terutama yang paling penting, menjaga persatuan dan mampu menjaga marwah organisasi.

“Selamat bekerja, semoga kita mampu menjadi perekat persatuan dalam bingkai NKRI tercinta,” harapnya.

Dalam pidatonya, Ketua Harian DPW MAKN NTB HL Gede Syamsul Mujahidin, SE, mengaku keberadaan Majlis Adat Kerajaan Nusantara ini sebagai wadah melestarikan budaya leluhur kita yang estetik dan unik sehingga menjadi daya tarik wisata yang dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan ekonomi secara nasional, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Donald Trump Positive Covid-19

“MAKN ini  adalah sebagai bentuk edukasi kepada generasi, khususnya generasi milenial yang jika kita tidak memberikan pengetahuan tentang sejarah adat kebudayaan kerajaan di Nusantara, mereka, bisa saja melupakan jatidiri bangsanya sendiri karena tergerus dengan derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi. Untuk itu, melalui MAKN ini kita masifkan edukasi kepada generasi tentang adat leluhur kita, supaya tidak punah dan tergerus zaman,” tegasnya.

Raden Lalu Gede Syamsul Mujahidin yang juga Ketua Pimpinan Pusat Pemuda NW ini, menambahkan. Melestarikan adat budaya kita merupakan bagian cara dalam menjaga peninggalan generasi pendahulu kita, juga bentuk apresiasi kita terhadap perjuangan para pendahulu dan kerajaan dari kerajaan-kerajaan maupun kedatuan-kedatuan yang memperjuangkan kemerdakaan di negara kita ini, serta meneladani sikap pemimpin-pemimpin kita terdahulu.

“Kendati mereka berbeda-beda, namun, mereka sepakat untuk menjadikan Indonesia, negara kesatuan. Kita tidak bisa pungkiri peran besar dari kerajaan-kerajaan di Nusantara dalam mendukung kemerdekaan Republik Indonesia,”pungkasnya. (Bul)