Bupati Lotim Nilai Rilis Covid-19 Provinsi NTB, Tidak Sesuai Fakta Di Lapangan.

Bupati Lotim Nilai Rilis Covid-19 Provinsi NTB, Tidak Sesuai Fakta Di Lapangan.

Sinar5news.com – Selong – Bupati Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) H.M.Sukiman Azmy melakukan rapat bersama Sekretaris Daerah, Staf Ahli dan Staf Khusus Bupati, serta Asisten dan Kabag lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Timur, yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati. Senin (03/08/2020).

Dalam rapat tersebut Bupati meminta agar Staf Khusus Bupati Bidang Kesehatan H. Suroto dan Kabag Kesra Sekretariat Daerah, sekaligus Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Lombok Timur H. Pathurrahman agar berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi terkait rilis Covid-19.

Suasana Rapat Bupati bersama beberapa staf khususnya

Bupati melihat laporan yang diterima kerap tidak sesuai dengan rilis provinsi NTB. Rilis Provinsi dinilai tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Hal ini dilakukan terkait rencana Pemda Lotim untuk membuka kembali sekolah atau melaksanakan proses belajar mengajar secara tatap muka pada pekan ke dua Agustus mendatang. 

Masih terkait penanganan covid-19, Bupati meminta penyesuaian nomenklatur gugus tugas menjadi satgas dapat segera dilakukan. Perampingan juga diminta diterapkan dengan mengutamakan petugas lapangan, khususnya menyangkut penerapan kebiasaan baru di kerumunan dan keramaian. Penegasan terhadap tiga pilar kecamatan diharapkan dapat mendinamiskan kondisi di lapangan.

Selain itu, dibahas pula progres donasi untuk rencana operasi kembar siam Lombok Timur. Meskipun diharapkan dapat dilakukan dalam waktu dekat akan tetapi selain terkendala pendanaan, operasi juga terkendala penyebaran covid-19 yang menghambat tim dokter yang berasal dari Luar Lombok. Diterget operasi pemisahan dapat dilakukan paling lambat awal 2021 mendatang.

Bupati juga memerintahkan untuk melakukan pengawasan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menjadi poin penting dalam rapat tersebut. Meskipun Lombok Timur telah menyelesaikan validasi dan verifikasi data serta telah pula memperbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) akan tetapi perlu dipantau ketepatan penyaluran, baik dari segi waktu maupun kualitas pangan yang disalurkan.

Air bersih wilayah selatan yang masih terkendala debit air juga menjadi perhatian pada rapat tersebut. Selain diusahakan melalui sumur bor yang diharapkan mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian, Bupati juga meminta kesiapan untuk distribusi melalui sumber daya yang ada saat ini. Dengan demikian pada musim kemarau nanti semua sudah siap. Terakhir, penertiban dan penamaan jalan dapat segera dilakukan. Penamaan ini diharapkan mengakomodir aspirasi masyarakat dan memperhatikan sejarah serta perkembangan wilayah.

 

BACA JUGA  Polda NTB, Salurkan Paket Sembako Di KLU, Kurangi Dampak Sosial Covid-19
BACA JUGA  Satpol PP DKI Jakarta Siagakan Tambahan Personel Guna Pantau Pasar, Terutama Tanah Abang.

 

(Bul)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA