BAHAGIANYA PARA JAMA’AH MEMILIKI MUSHALLA ASY SYAFI’IYYAH

BAHAGIANYA PARA JAMA’AH MEMILIKI MUSHALLA ASY SYAFI’IYYAH

Hidup bahagia adalah keinginan semua orang, tetapi tidak semua dapat meraihnya secara benar sesuai harapan. Diantara hidup bahagia itu adalah memiliki tempat ibadah yang layak, nyaman dan bersih, tentu ini diraskan bagi orang beriman yang selalu aktif hadir melakukan kegiatan shalat berjamaah, pengajian dan kegiatan keagamaan lainnya. Salah satu tempat ibadah yang dapat membahagiakan para jama’ah adalah mushalla Asy Syafi’iyyah yang ada di Blok Bentuk Kidul, Desa Gintung Tengah, Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat.

Berdasarkan pantauan media SinarLIMA (Sinar5News.com) terlihat sekali raut muka para jama’ah mushalla Asy Syafi’iyyah begitu gembira penuh bahagia, karena pasalnya memiliki mushalla yang baru. Dikatakan baru karena proses rehab berat yang sudah dilakukan hampir dua bulan, dimulai tanggal 11 November 2020 dan hampir selesai sekitar 95%, tinggal pemasangan pintu, jendela dan pengecetannya.

Salah satu panitia penggerak Bapak Misjono ketika diwawancara salah seorang crew media SinarLIMA menceritakan awal mula dilakukannya rehabilitasi mushalla Asy Syafi’iyyah. “Sebenarnya niat awalnya sudah lama ingin merehab atap mushalla yang sudah pada lapuk, sehingga diperlukan merehab secara total. Tetapi setelah atap digempur, ternyata merembet ke yang lain. Tembok seharusnya dibiarkan, tetapi ternyata batu bata dan semennya banyak yang rapuh dan bergelembung. Tentu ini mengkhawatirkan keselamatan dan kenyamanan tempat ibadah. Setelah diskusi, akhirnya para panitia dan jama’ah sepakat untuk merobohkan seluruh tembok tersebut kecuali tembok imam, karena dipandang masih layak dan kokoh”. Demikian misjono menceritakan penuh semangat dan berapi-api.

Awal mulanya dana terkumpul hanya Rp. 5.700.000 (lima juta tujuh ratus ribu). Sebenarnya dana sejumlah ini sangat mepet, apalagi ternyata tidak hanya merombak atap, juga merombak semuanya. Tentu ini adalah hal yang mustahil dapat dilakukan secara logika akal manusia yang terbatas. Tetapi subhanallah, Bapak Misjono bersama panitia dan didukung para jama’ah untuk mamantapkan tekad dan keyakinan agar mushalla ini dapat dibangun bagaimanapun caranya. Akhirnya para panitia seperti kehilangan rasa malu meminta bantuan dukungan dana kepada para pejabat, para tokoh, para agniya (orang kaya), para pekerja dalam dan luar negeri. Segala jalur ditempuh melalui datang langsung atau melalui online di media sosial.

BACA JUGA  AKHIRNYA PERLUASAN MASJID AT TAWWABIN SELESAI DIBANGUN

Semua usaha mulia ini akhirnya berhasil dengan luar biasa, banyak hal yang tidak terduga begitu mengalir dipermudah oleh Allah SWT. Sumbanganpun beragam ada yang nyumbang uang, semen 120 sak, pasir, kipas angin dan lain-lain. Khusus dari Kepala Desa/Kuwu Gintung Tengah Bapak Apandi, SE, juga ikut berpartisipasi menyumbangkan sebagian rizkinya demi terwujudnya mushalla sebagai sarana ibadah yang sangat penting bagi jama’ah. Jika ditotal keseluruhan biaya rehab mushalla Asy Syafi’iyyah sekitar Rp. 70.000.000 (tujuh puluh juta), subhanallah. Menurut salah seorang panitia Bapak Sanusi, menyampaikan bahwa semua pencapaian spektakuler ini adalah karena kompaknya para panitia dan jama’ah mewujudkan rehabilitasi pembangunan mushalla walaupun dalam kondisi terbatas dari segi biaya.

BACA JUGA  Ketahanan Pangan Anggota Satgas Yonif 144/Jy Membantu Warga Membuka Lahan Untuk di Tanam padi Desa Senunuk

Ketika proses hebab ini dimulai, seluruh panitia dan jamaah mengerahkan segala daya dan tenaga untuk membongkar genteng, kayu dan merobohkan temboknya. Mereka begitu semangat tanpa kenal lelah bergotong royong saling bantu membantu hingga malam hari, demi terselesainya pembangunan rehab mushalla secara cepat, tepat dan akurat. Sungguh ini pemandangan yang indah, dimana terjalin kerjasama yang begitu solid, kuat, bersemangat dan penuh antusias. Semoga kebersamaan ini akan terus terwujud secara langgeng, khususnya di wilayah Blok Bentuk Kidul.

Salah satu bentuk syukur atas nikmat besar ini, para jama’ah mengadakan kegiatan zikir bersama pada hari Ahad, 27 Desember 2020. Memang kegiatan zikir bersama ini rutin dilaksankan setiap sekali seminggu, tetapi khusus malam tersebut betul-betul diniatkan sebagai tanda syukur kepada Allah atas selesainya pembangunan mushalla dalam waktu yang sangat cepat. Banyak para jama’ah yang hadir, tidak ketinggalan para remaja dan anak-anak berkumpul mengagungkan asma’ Allah dalam lautan kesyahduan dan kenikmatan spiritual meluap memenuhi jiwa yang menambah rasa iman yang kokoh kepada-Nya.

BACA JUGA  Ketum HKTI, Muldoko : Lima Hal Menjadi Persoalan Pada Petani Indonesia

Kini seluruh kegiatan keagamaan mulai dari shalat jama’ah, pengajian dan kegiatan syi’ar Islam lainnya mulai diaktifkan kembali setelah satu bulan lebih tidak dapat digunakan karena kondisi pembangunan rehab yang sedang berlangsung. Pagi ini saja Senin, 27 Desember 2020 ba’da subuh diadakan kuliah subuh yang begitu mendamaikan dan menentramakan hati para jama’ah yang hadir mengikutinya.

Semoga mushalla Asy Syafi’iyyah terus memancarkan nilai ilmu dan kebaikan kepada para jama’ah dan masyarakat sekitar, sehinga mengundang turunnya rahmat, berkah dan ridha Allah dalam kehidupan pribadi, keluarga dan lingkungan masyarakat Blok Bentuk Kidul khusunya. Aamiin. (Amr)

Cirebon, 13 Jumadil Awwal 1442 H/28 Desember 2020 M

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA