ALLAH SWT MAHA KUASA ATAS SEGALA SESUATU ” Prof DR H Agustitin Setyobudi MM”

banner post atas

Allah SWT berfirman 

*تَبٰرَكَ الَّذِيْ بِيَدِهِ الْمُلْكُ ۖ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ* 

*”Maha Suci Allah yang menguasai (segala) kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,”*

Iklan

*٭لَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَا لْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًا ۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُ*

*”yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa, Maha Pengampun,”*
(QS. Al-Mulk 67: Ayat 1 – 2)

*Kita tidak harus bekerja setiap hari sampai larut malam hingga mengorbankan jam istirahat. Cukup kerjakan semampu dan sewajarnya tanpa harus kehilangan momen berarti bersama keluarga. Cintai hidup kita, tetapi jangan terlalu mencintai apa yang ada dalam hidup kita, karena Anda tidak pernah tahu kapan mereka akan berhenti mencintai Kita*

*Al Mulk* berarti *Kerajaan.*

*Di dalam surat ini, Allah memberikan petunjuk untuk kehidupan dunia dan akhirat. Karena keagungan maknanya, Rasulullah pun selalu membaca Al Mulk sebelum beliau tidur malam. Sebenarnya, apa keutamaan menghafal surah Al Mulk? Simak ulasannya berikut ini.*

*Rasulullah Shallallahu’ Alaihi wa Sallam pernah berkisah tentang alam kubur. Suatu ketika, seorang sahabatnya mendirikan kemah di sebuah tempat. Akan tetapi, sahabat tersebut tidak tahu bahwa tanah di bawah kemahnya adalah kuburan.*

*Sayup-sayup, ia mendengar suara orang yang sedang membaca surah Al Mulk. Suaranya sangat merdu dan syahdu. Sahabat Rasulullah mendengarkannya dengan penuh keheranan.*

*Saat Rasulullah datang, sahabat itu menghampiri beliau dan berkata, “Aku mendengar suara seseorang membaca surah Al Mulk dengan sangat jelas di dalam kubur.”*

*Rasulullah menjawab sambil tersenyum, “Surat itulah yang menghalangi dan menyelamatkan dari siksa kubur.”*

*Ternyata orang yang di dalam kubur itu semasa hidupnya selalu menjaga bacaan Al Quran, terutama membaca dan menghafal surah tersebut.*

*Allah akan menyelamatkan orang-orang yang membaca dan menghafalkan Surat Al Mulk dari siksa kubur*

*Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Setelah meninggal dunia, manusia akan memasuki alam kubur. Di dalam kubur, manusia tidak bisa mengelak dari pertanyaan Malaikat Munkar dan Nakir. Manusia juga akan merasakan nikmat dan siksa kubur.*

*Abdullah bin Ubaid bin Umar mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda bahwa saat seseorang yang telah meninggal dunia dikuburkan, ia bisa mendengar langkah kaki pengunjung yang datang dan pergi. Ketika itulah, si mayat akan mendengar suara berbicara. Ia bingung suara siapakah itu. Ternyata itu adalah suara kuburnya yang sedang berbicara.*

BACA JUGA  Pasang Poster Salah Satu Cara Sadarkan Warga

*“Kasihan engkau, wahai anak Adam! Bukankah engkau telah diperingatkan tentang aku. Sempitku, huru-haraku, dan ulat-ulatku. Maka, apakah yang kamu persiapkan untukku?”*

*Dalam sabdanya, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan bahwa salah satu surat di dalam Al Quran yang bisa menyelamatkan manusia dari siksa kubur adalah surah Al Mulk. Orang-orang yang semasa hidupnya selalu membaca, menghafalkan, merenungkan, dan mengamalkan isinya, niscaya Allah akan menyelamatkan orang tersebut dari siksa kubur*

*Jamgam Lalai Dalam Menghadapi Kematian,*

*Berpaling dan sedikit mengingat kematian serta meninggalkan amal shalih yang merupakan bekal setelah kematian…*

*Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :*
*”Sesungguhnya kuburan adalah tempat pertama dari hari akhir. Barangsiapa yang selamat di dalamnya, maka setelahnya akan lebih mudah baginya, dan barangsiapa yang tidak selamat, maka setelahnya akan semakin mengerikan baginya” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah,)*

*Allah Ta’ala berfirman :*
*”Apakah orang-orang yang membuat kejahatan itu menyangka bahwa Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih, yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka ? Amat buruklah apa yang mereka sangka itu” (QS. Al-Jatsiya 45)*

*SEGALA KEJADIAN BERMULA DARI HATI*

*Hati yang bersih,tidak akan pernah menyakiti hati orang lain. Jika ia di sakiti, ia membalasnya dengan sebuah senyuman dan kebaikan.*

*Hati yang suci,tidak akan pernah mengecewakan orang lain*
*Jika dikecewakan,ia akan membalas dengan kesabaran dan doa-doa untuk kebaikannya*

*Hati yang baik, tidak akan pernah merasa paling ‘aku’, karena baginya semuanya punya kebaikan dan kekurangan.*

*Hati yang indah akan terpancar dari raut wajah yg sejuk, teduh, ramah, bersahabat dan bersaudara.*

*Hati yang tulus akan menenangkan jiwa, menghadirkan sepercik perkataan yang lembut, memiliki kesederhanaan dalam bersikap*

*Kebahagiaan*

*Dari Abdullah bin Alhusain dari bapaknya dari kakeknya berkata, Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,*
*“Ada empat perkara dari kebahagiaan seseorang, yaitu : pasangan hidup  yang shalihah, anak – anak  yang baik / berbakti, pergaulaannya adalah dengan orang – orang yang shaleh dan rizkinya di negerinya sendiri”.  (HR Dailami)*

*Dari hadits tersebut rasululloh saw mengemukakan empat faktor yang membuat manusia bahagia diantara sekian banyak faktor. Empat faktor itu adalah sebagai berikut :*
*Istri yang shalihah.*
*Kalau dunia ini adalah kesenangan maka kesenangan dunia yang paling pol adalah isteri yang shalehah Sabda rasululloh saw :*

BACA JUGA  Bhabinkantibmas Desa Telaga Waru,Memotivasi Warga Menjaga Ketahanan Pangan.

*الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ * رواه مسلم*

*Dunia ini adalah kesenangan. Dan sebaik-baik kesenangan dunia adalah isteri yang shalihah.*

*Anak- anak yang berbakti.*
*Seorang anak yang shalih yang tekun beribadah, apalagi menjadi ahli alQuran adalah merupakan investasi pahala bagi kedua orang tuanya yang terus mengalir, yang akan membuat bangga di dunia dan di akhirot.*
*Pergaulannya Orang-orang shaleh. Yaitu yang bisa membantu untuk kebaikan dunia dan agamanya. Maka sesungguhnya sahabat yang shaleh merupkan perhiasan bagi siapa menggaulinya dan sebagai penolong baginya.*

*Mencari rezeki di negeri sendiri.*
*Meskipun yang diperoleh banyak, apabila rezeki itu diperoleh di tempat yang jauh dari keluarga, tetap saja lebih menyenangkan bila rezeki itu diperoleh di negeri sendiri. Namun bila orang harus merantau, maka bawalah keluarga ke tempat rantau, karena kehadiran suami isteri atau bapak ibu menjadi penting bagi keluarga.*

*Seorang istri yang shalihah adalah, taat kepada suaminya dalam hal-hal yang diperintahkan oleh Allah yang mengharuskan seorang istri taat kepada suaminya. Taat kepada suami ialah dengan berbuat baik kepada keluarga suami dan menjaga harta suami.*

*فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ *

*Sebab itu, maka wanita yang saleh ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri di balik pembelakangan suaminya oleh karena Allah telah memelihara (mereka).[An Nisa’:34]*

*Doa Mengharapkan anak yang shaleh*

*وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ*

*Dan orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami). (Al-Furqan: 74)*

*Hendaklah selalu bersabar bergaul berada bersama orang-orang yang shaleh*

*وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ*

*Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya. (Al-Kahfi: 28)*

*Rezeki yang telah dijamin.*

‎وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ

*“Tidak ada satu makhluk melata pun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya.”* (Q.S. Hud : 6)