SUASANA KEAKRABAN DI PONDOK PESANTREN AL-FATH JALEN: PENJENGUKAN SANTRI DAN SANTRIWATI DIWARNAI RASA SYUKUR DAN KASIH SAYANG

SUASANA KEAKRABAN DI PONDOK PESANTREN AL-FATH JALEN: PENJENGUKAN SANTRI DAN SANTRIWATI DIWARNAI RASA SYUKUR DAN KASIH SAYANG

SUASANA KEAKRABAN DI PONDOK PESANTREN AL-FATH JALEN: PENJENGUKAN SANTRI DAN SANTRIWATI DIWARNAI RASA SYUKUR DAN KASIH SAYANG

BEKASI — Pondok Pesantren Al-Fath Jalen, Tambun Utara, Bekasi, kembali menggelar agenda rutin bulanan yang dinanti-nanti oleh para santri dan orang tua, yaitu hari penjengukan (kunjungan wali santri). Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan pada Selasa, 25 Agustus 2026, ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan momentum peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.

Berdasarkan pantauan tim jurnalis Sinar5News.com, suasana meriah dan penuh kekeluargaan terlihat jelas di lingkungan pesantren. Para wali santri tampak antusias berdatangan dari berbagai daerah, mulai dari wilayah Bekasi, Jakarta, Jawa Barat, hingga jauh-jauh dari Jawa Timur. Kehadiran mereka membawa kerinduan mendalam sekaligus beragam hidangan lezat dari rumah untuk dinikmati bersama anak-anak tercinta.

Pihak pengelola pesantren memberlakukan penjadwalan yang tertib guna kenyamanan bersama. Sesi kunjungan dibagi menjadi dua gelombang: kelompok santri putra dijadwalkan mulai pagi hari hingga menjelang zuhur, sementara kelompok santriwati dilanjutkan pada ba’da zuhur hingga menjelang ashar.

Di sela-sela suasana temu kangen tersebut, tampak pula penulis sendiri yang turut serta menjenguk putri tercinta, Maulidia Fakhma Hayati, yang saat ini tengah menimba ilmu dan aktif mondok di pesantren ini. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang melepas rindu, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwali santri dari berbagai latar belakang nusantara.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fath Jalen, Umi Hj. Naily Mahfuzhoh, S.H.I., S.Pd.—yang melanjutkan estafet kepemimpinan sepeninggal sang suami tercinta pada tahun 2025 silam—berpesan kepada para orang tua agar senantiasa ikhlas melepas kerinduan dan memberikan doa restu terbaik bagi anak-anak mereka.

“Ridho dan keikhlasan orang tua adalah kunci utama kelancaran serta keberkahan anak-anak kita dalam menuntut ilmu di pesantren ini,” pesan beliau  DISAMPAIKAN DALAM BERBAGAI KEGIATAN PERTEMUAN.

Melalui kegiatan rutin bulanan ini, diharapkan sinergi dan hubungan harmonis antara pihak yayasan, pengasuh, dan orang tua santri semakin kuat. Dukungan moral dan motivasi yang diberikan secara langsung oleh keluarga diyakini mampu membakar semangat para santri dan santriwati untuk terus giat belajar, menghafal, dan istiqomah mendalami ilmu agama di Pondok Pesantren Al-Fath Jalen.

(Jurnalis: Marolah Abu Akrom, S.Ag, MM / Sinar5News.com

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA