Khutbah Jum’at Edisi, 21 Agustus 2026: Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Dalam Semua Aspek Kehidupan
Khutbah I
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيدًا. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ الصَّادِقُ الْوَعْدِ الأَمِينُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُونَ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.
Ma’asyiral Muslimin jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah,
Pertama-tama, marilah kita senantiasa meningkatkan kualitas ketakwaan kita kepada Allah SWT. Marilah kita ajak jiwa dan raga ini untuk tunduk patuh melaksanakkan seluruh perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya dengan penuh keikhlasan. Sebab, tidak ada bekal yang paling berharga untuk mengarungi kehidupan dunia dan akhirat melainkan bekal takwa. Semoga dengan takwa, Allah melapangkan dada kita, menuntun setiap langkah hidup kita, dan menghimpun kita bersama hamba-hamba-Nya yang shaleh.
Jamaah shalat Jumat yang berbahagia,
Saat ini, kita tengah berada di dalam bulan Rabi’ul Awwal—sebuah bulan yang amat agung dan penuh berkah. Di bulan inilah, manusia teragung penutup para nabi, Nabi Besar Muhammad SAW, dilahirkan ke dunia, tepatnya pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal Tahun Gajah.
Momen fajar kelahiran beliau adalah terbitnya cahaya yang menerangi alam semesta. Pada tahun 2026 ini, peringatan Maulid Nabi SAW yang penuh keagungan tersebut bertepatan dengan tanggal 25 Juli 2026. Kita patut bersyukur bahwa negara tercinta Indonesia memberikan penghormatan yang sangat tinggi terhadap kelahiran Sang Nabi mulia, dengan memberikan kesempatan luas bagi umat Islam untuk memperingatinya serta menetapkannya sebagai hari libur nasional. Libur ini hendaknya bukan sekadar rehat fisik belakangan, melainkan kesempatan emas bagi kita untuk bertafakur, merenung, dan memperdalam kecintaan serta keteladanan kita kepada beliau.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Mari kita buka lembaran kehidupan Rasulullah SAW dengan mata hati yang jernih. Betapa Allah SWT telah menyiapkan beliau menjadi cermin kesempurnaan bagi seluruh manusia. Beliau terlahir ke dunia dalam keadaan yatim, tak sempat menatap wajah sang ayah, Abdullah, yang telah berpulang saat beliau masih di dalam kandungan. Tidak lama berselang, di saat jemari mungilnya membutuhkan kehangatan pelukan seorang ibu, Ibunda Aminah pun dipanggil menghadap Sang Khaliq. Lengkaplah status beliau sebagai anak yatim piatu di usia yang amat belia.
Namun, duka itu tidak meremukkan jiwanya. Dari ketidakberdayaan itu, Allah menempah kepribadian beliau menjadi sosok yang mandiri, tangguh, dan jauh dari sifat manja. Demi menyambung hidup dan meringankan beban pamannya, Abu Thalib, beliau menapakkan kaki-kaki kecilnya menggembala kambing di bawah terik padang pasir. Beliau bertumbuh menjadi jujur dan amanah, hingga menjadi pedagang sukses yang dihormati lawan maupun kawan.
Saking sempurna dan tingginya akhlak Rasulullah SAW, keagungan itu disaksikan dan diakui oleh dunia secara mutlak. Seorang ilmuwan dan ahli sejarah terkemuka dari Barat, Michael H. Hart, dalam bukunya yang sangat terkenal berjudul The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History—yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti: “100 Tokoh: Peringkat Tokoh-Tokoh Paling Berpengaruh dalam Sejarah”—menempatkan Nabi Muhammad SAW pada peringkat pertama di antara ribuan tokoh hebat yang pernah ada di muka bumi.
Michael Hart menegaskan bahwa Rasulullah adalah satu-satunya manusia dalam sejarah yang meraih keberhasilan paling spektakuler, baik dalam urusan keagamaan maupun urusan kemasyarakatan. Akhlak beliau yang begitu luhur dan sempurna sanggup merubah tatanan kehidupan manusia secara total—mengangkat harkat kemanusiaan dari zaman kegelapan jahiliyah menuju zaman cemerlang yang penuh ilmu pengetahuan dan peradaban.
Jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah,
Seluruh perikehidupan beliau adalah samudra keteladanan yang tak pernah kering. Tanyakanlah pada diri kita masing-masing hari ini:
-
Jika ingin sukses dalam rumah tangga: Contohlah Rasulullah SAW. Beliau membina rumah tangganya dengan penuh rasa cinta, kelembutan, dan kasih sayang yang tulus. Beliau memuliakan istri-istrinya dan menyayangi anak-cucunya.
-
Jika ingin sukses berdagang dan berbisnis: Contohlah integritas beliau. Beliau mengutamakan kejujuran, keterbukaan, dan semangat kerja keras, sehingga mendatangkan keberkahan dan keuntungan yang berlimpah.
-
Jika ingin membina masyarakat: Contohlah Rasulullah SAW. Beliau hadir merangkul semua kalangan, menyatukan hati yang berselisih, dan mengarahkan masyarakat menuju peradaban yang beradab dan damai.
-
Jika diberi amanah kepemimpinan: Contohlah keberanian dan ketegasan beliau. Beliau memimpin dengan sistem yang adil dan sejahtera, senantiasa membela rakyat kecil dan miskin, serta selalu mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadinya.
Hadirin jamaah sekalian yang berbahagia rahimakumullah,
Oleh karena terbatasnya waktu, khotbah singkat ini mengajak kita semua: Marilah kita jadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman hidup kita sehari-hari. Ikutilah jejak langkah beliau hingga kapan pun, agar hidup yang kita jalani di dunia ini benar-benar bermanfaat, bernilai, bermartabat, serta meraih keberkahan hidup dan pahala yang sempurna di akhirat kelak.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.
KHOTBAH KEDUA
الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا كَمَا أَمَرَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ سَيِّدُ الْبَشَرِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ المَصَابِيحِ الأَنُوَرِ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى فِيْمَا أَمَرَ، وَانْتَهُوا عَمَّا نَهَى عَنْهُ وَحَذَّرَ. وَاعْلَمُوا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيهِ بِنَفْسِهِ، وَثَنَّى بِمَلاَئِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ، فَقَالَ تَعَالَى وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيمًا: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدَنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدَنَا إِبْرَاهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدَنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدَنَا إِبْرَاهِيمَ، فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ وَقَاضِيَ الحَاجَاتِ.
اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِينَ، وَانْصُرْ عِبَادَكَ الْمُوَحِّدِينَ. اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْبَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَالْمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَسَائِرِ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِينَ عَامَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.
Jakarta, 7 Rabiul Awal 1448 H/20 Agustus 2026 M
DATA PENULIS
-
Nama: Marolah Abu Akrom, S.Ag, MM (Ust. Amrullah)
-
Profesi: Jurnalis Sinar5News.com & Guru BK (SMP NW/Lab Jakarta)
-
Dakwah: Khatib Jum’at DKI Jakarta & Bekasi, Penulis Naskah Khutbah Nasional.
-
Spesialisasi: Penggagas Metode Al Akrom (5 Jam Bisa Baca Al-Qur’an) & Pengajar Tahsin/Tafsir.
-
Karya: Penulis 25 buku & Pencipta 12 album lagu religi.
-
Media: YouTube: Abu Akrom Channel & SinarLIMA TV
-
Kontak: 0878-8727-0732





