NOTULEN RAPAT KERJA (RAKER) SMP NAHDLATUL WATHAN JAKARTA

NOTULEN RAPAT KERJA (RAKER) SMP NAHDLATUL WATHAN JAKARTA

NOTULEN RAPAT KERJA (RAKER)
SMP NAHDLATUL WATHAN JAKARTA

Agenda: Rapat Kerja (Raker) Tahun Ajaran 2026/2027
Tempat: Vila Coolibah, Puncak, Bogor, Jawa Barat
Pimpinan Rapat: Fajar Ardiansyah, S.Pd. (Ketua Panitia)
Notulis Pembahasan I: Dra. Ismiatiningsih (Notulis I)
I. PEMBAHASAN UTAMA: BIDANG KURIKULUM
Disampaikan oleh: Dra. Ismiatiningsih

A. Arah Baru & Pedoman Sekolah
Arah Baru TA 2026/2027: Menentukan arah kebijakan baru sekolah untuk tahun ajaran 2026-2027.
Penyusunan KSP: Menyusun Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) sebagai pedoman resmi sekolah menggantikan KTSP.
Penerapan Visi & Misi: Mengimplementasikan visi, misi, dan tujuan sekolah dalam kurun waktu satu tahun demi kemajuan lingkungan sekolah.
B. Struktur & Beban Belajar
Muatan Pembelajaran: Struktur kurikulum terdiri dari 14 muatan pembelajaran per minggu.
Total Jam Belajar: Akumulasi waktu belajar adalah 42 jam pelajaran dalam satu minggu.
Beban Mengajar Guru: Menentukan penempatan guru di bidang pengajaran masing-masing serta membuat rekapitulasi beban mengajar guru.
Jadwal Pelajaran: Jadwal pelajaran diputuskan tidak berubah (tetap sama/konsisten) selama satu tahun penuh.
C. Program Akademik & Administrasi Lainnya
Penetapan Kriteria Kelulusan Minimum (KKM).
Penyusunan jadwal kegiatan untuk Semester Ganjil.
Persiapan akreditasi sekolah.
Penetapan tugas tambahan guru (wewenang penuh Kepala Sekolah).
Penyusunan Surat Keputusan (SK) terkait (wewenang penuh Kepala Sekolah).
Pelaksanaan Tes Akademik (TKR) untuk calon siswa-siswi baru Kelas 7.
II. MASALAH UTAMA & SOLUSI (PROBLEM SOLVING)
1. Kemampuan Membaca Siswa
Masalah: Masih ditemukan beberapa siswa yang minus/kurang dalam kemampuan membaca.
Solusi/Target: Merancang program peningkatan khusus agar siswa-siswi tersebut mengalami peningkatan kemampuan membaca yang signifikan.
2. Program Tahfidz & BTQ (Baca Tulis Al-Qur’an)
Masalah: Bagaimana melihat progres/hasil riil dari program Tahfidz di tahun ajaran baru.
Tanggapan & Solusi:

Program Tahfidz dipastikan sudah berjalan dan sudah ada siswa yang mencapai target.
Mengintegrasikan kerja sama yang kuat antara guru BTQ dan guru Tahfidz untuk memantau sejauh mana kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur’an.
Pemisahan Kelas (Saran Pak Husin): Kelas BTQ dan Tahfidz resmi dipisahkan antara kelompok siswa yang sudah bisa membaca Al-Qur’an dengan kelompok yang belum bisa membaca.
Target Hafalan:

Target minimal: 1,5 s.d. 2 Juz per tahun (dengan target akumulasi 5 Juz dalam 3 tahun).
Catatan Prestasi: Saat ini beberapa siswa (di antaranya Faisal dan Ubay) perkembangannya sangat bagus dan sudah mendekati target 4 Juz.
3. Kegiatan Muhadhoroh & Keagamaan
Solusi Penjadwalan:

Minggu I: Diisi dengan kegiatan Muhadhoroh untuk umum.
Minggu II: Difokuskan khusus untuk kegiatan Tahfidz.
III. TANGGAPAN, MASUKAN, & REKOMENDASI PESERTA
Masukan Ibu Ismi (terhadap Wakasek Kurikulum baru):

Meminta para Wakil Kepala Sekolah (Waka) yang baru untuk segera mempersiapkan legger nilai guna keperluan tracking/pemetaan kemampuan siswa. Masukan ini telah disetujui dan ditanggapi positif oleh Kepala Sekolah.
Tanggapan Ibu Emi (Terkait Peringkat/Ranking):

Mengingatkan kembali bahwa sistem ranking (peringkat kelas 1, 2, 3) sudah dihapus sejak tahun 2016 agar anak-anak tidak terbebani secara psikologis, melainkan didorong untuk berkembang bersama.
Masukan Pak Abdullah:

Menekankan pentingnya kejelasan indikator keberhasilan (progres report) dari program tahfidz pada tahun ajaran baru ini.
Penutup: Hasil notulen ini dibacakan ulang dan disosialisasikan oleh Ketua Panitia Raker, Fajar Ardiansyah, S.Pd., untuk diperiksa bersama oleh seluruh peserta rapat sebelum disahkan.
Silakan disesuaikan kembali jika ada gelar atau nama yang perlu disempurnakan lebih lanjut!
 
 
 
 
 
 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA