Putra Lombok Sukses Bangun Industri dari Nol, Dirut PT Agro Nusa Protindo Ajak Generasi Muda Berani Bermimpi dan Berjuang
Sinar5News.com – Bekasi
Sosok H. Lalu Suherman, Direktur Utama PT Agro Nusa Protindo, menjadi inspirasi nyata bagi generasi muda Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Barat (NTB). Berangkat dari nol sebagai perantau asal Lombok, ia kini sukses membangun perusahaan pengolahan daging berskala nasional.
Wawancara dilakukan pada Selasa, 6 April 2026, seusai kegiatan halal bihalal yang digelar di lingkungan perusahaannya. Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan, H. Lalu Suherman berbagi kisah perjuangan, visi bisnis, serta harapan besar untuk kemajuan ekonomi daerah.
Merintis dari Nol, Bangkit di Tengah Pandemi
H. Lalu Suherman mengawali perjalanan sebagai perantau sejak tahun 2003. Dengan pengalaman panjang sebagai praktisi selama hampir 25 tahun, ia akhirnya mendirikan PT Agro Nusa Protindo pada tahun 2020, tepat di masa awal pandemi Covid-19.
“Banyak orang berhenti usaha saat pandemi, tapi justru di situ kami melihat peluang. Karena bergerak di bidang pangan, Alhamdulillah usaha kami justru tumbuh secara eksponensial,” ujarnya.
Keputusan besar diambil dengan penuh keyakinan. Setelah usaha mulai berkembang, ia berani meninggalkan pekerjaan lamanya untuk fokus membangun bisnis secara total.
Industri Daging Modern dengan Pasar Nasional
PT Agro Nusa Protindo bergerak di bidang meat processing (pengolahan daging) dengan bahan baku impor dari Australia, Brasil, Selandia Baru, hingga Amerika Serikat, demi menjaga kualitas dan kontinuitas produksi.
Produk yang dihasilkan beragam, mulai dari:
- Sosis
- Bakso
- Daging steak dan marinasi
- Produk olahan lainnya
Dengan kapasitas produksi mencapai 5–6 ton per hari, perusahaan ini telah menjangkau pasar di seluruh Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi, serta memiliki cabang di Bali.
“Pasar di Indonesia masih sangat besar. InsyaAllah ke depan kami juga punya mimpi untuk ekspansi ke luar negeri,” ungkapnya optimis.
Dari Kegagalan Menuju Kesuksesan
Kesuksesan yang diraih hari ini bukan tanpa ujian. H. Lalu Suherman mengaku pernah mengalami beberapa kegagalan dalam bisnis kuliner di awal merintis usaha.
“Saya pernah buka rumah makan Taliwang, ayam penyet, sampai usaha di pusat perbelanjaan, tapi semuanya tutup. Dari situ saya belajar, bahwa bisnis harus punya ilmu,” jelasnya.
Kesadaran tersebut mendorongnya menempuh pendidikan bisnis pada tahun 2018. Dari sanalah ia mulai membangun usaha dengan konsep yang matang dan terarah.
Kunci Sukses: Paham, Inovatif, dan Pantang Menyerah
Menurutnya, ada tiga kunci utama dalam meraih kesuksesan:
- Memahami bisnis secara mendalam
- Terus berinovasi mengikuti pasar
- Memiliki mental pantang menyerah
“Jangan pernah bilang tidak bisa. Kalau kita bilang bisa, kita akan cari seribu cara. Tapi kalau bilang tidak bisa, kita akan berhenti di situ,” tegasnya.
Dorong Ekonomi Daerah dari Peternakan
Sebagai putra daerah, H. Lalu Suherman memiliki kepedulian besar terhadap pembangunan ekonomi di NTB, khususnya Lombok.
Ia melihat potensi besar di sektor peternakan sapi yang belum dikelola secara optimal.
“NTB itu salah satu penghasil sapi terbesar di Indonesia. Tapi belum dikelola sebagai industri. Peternak masih menjual saat butuh saja, belum berpikir bisnis,” ujarnya.
Ia menawarkan konsep peternakan sebagai industri berkelanjutan, di mana peternak dapat memiliki penghasilan rutin melalui sistem penggemukan dan distribusi yang terintegrasi.
Rencana Bangun Industri di Lombok
Ke depan, PT Agro Nusa Protindo berencana untuk mengembangkan industri pengolahan daging di Lombok, dengan melibatkan peternak lokal dan bekerja sama dengan pemerintah daerah.
“Kalau dikelola dengan baik, masyarakat desa tidak perlu merantau. Di kampung sendiri mereka bisa sejahtera,” ungkapnya.
Bisnis dan Dakwah Berjalan Seiring
Menariknya, perusahaan ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga membawa misi sosial dan dakwah.
Program CSR dan beasiswa tengah disiapkan, khususnya untuk masyarakat kurang mampu di Lombok.
“Kami ingin bisnis ini juga menjadi jalan kebaikan. Tidak hanya berkembang secara ekonomi, tapi juga memberi manfaat untuk umat,” katanya.
Pesan untuk Generasi Muda
Di akhir wawancara, H. Lalu Suherman menyampaikan pesan inspiratif bagi generasi muda:
“Jangan batasi diri. Terus belajar, berani mencoba, dan jangan takut gagal. Kesuksesan itu bukan milik orang pintar saja, tapi milik orang yang mau berjuang dan tidak pernah menyerah.”
Kisah H. Lalu Suherman menjadi bukti bahwa dengan tekad, ilmu, dan kerja keras, seorang anak daerah mampu menembus batas dan membawa perubahan, tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga bagi masyarakat luas.



