SMP Nahdlatul Wathan Jakarta Jalin Kerja Sama Program Tahfidz Al-Qur’an

SMP Nahdlatul Wathan Jakarta Jalin Kerja Sama Program Tahfidz Al-Qur’an

SMP Nahdlatul Wathan Jakarta Jalin Kerja Sama Program Tahfidz Al-Qur’an

Jakarta — SMP Nahdlatul Wathan Jakarta resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ustaz Ulthuf, salah seorang pembina dan guru tahfidz dari salah satu pondok pesantren di Bekasi yang juga berafiliasi dengan Pesantren Nahdlatul Wathan. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam penguatan pendidikan Al-Qur’an melalui Program Tahfidz bagi santri dan santriwati yang memiliki minat, kemampuan, dan komitmen tinggi dalam menghafal Al-Qur’an.

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala SMP Nahdlatul Wathan Jakarta, H. M. Sarbini, S.Ag, bersama Ustaz Ulthuf, dengan fokus utama pada penyaluran serta pembinaan santri dan santriwati dalam program tahfidz selama masa pendidikan tiga tahun di SMP Nahdlatul Wathan Jakarta.

Dalam program ini, para peserta tetap mengikuti proses pembelajaran formal sebagaimana siswa lainnya, namun dengan pengaturan khusus agar lebih mengutamakan capaian hafalan Al-Qur’an. Meski demikian, untuk kegiatan evaluasi seperti ujian semester, para santri dan santriwati tetap diwajibkan memenuhi standar nilai akademik yang berlaku di SMP Nahdlatul Wathan Jakarta.

Kerja sama mulia ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Yayasan Mi’rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta, Drs. KH. Muhammad Suhaidi, SQ. Beliau menyambut baik dan mengapresiasi program tahfidz tersebut dengan harapan besar agar dari lembaga ini lahir para hafiz dan hafizah yang tidak hanya kuat dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga unggul dalam akhlak dan akademik.

“Target hafalan 30 juz dalam waktu tiga tahun, artinya sekitar 10 juz per tahun, adalah target yang baik dan realistis,” ujar Ketua Yayasan. Ia menegaskan bahwa keberkahan Al-Qur’an akan menjadi benteng kuat bagi generasi muda dalam menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif zaman.

Kepala SMP Nahdlatul Wathan Jakarta, H. M. Sarbini, S.Ag, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kepercayaan yang diberikan melalui kerja sama ini.

“Insyaallah amanah mulia ini akan kami jaga dan laksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan MoU yang telah ditandatangani bersama Ustaz Ulthuf. Kami berkomitmen untuk menyukseskan program tahfidz ini dalam lima tahun ke depan,” ujarnya.

Program Tahfidz Al-Qur’an ini sejatinya telah berjalan sejak tahun sebelumnya. Hingga saat ini, sebanyak sembilan santri dan santriwati mengikuti Program Tahfidz Al-Qur’an secara khusus di SMP Nahdlatul Wathan Jakarta, yang terdiri dari santri binaan Ustaz Ulthuf serta santri internal SMP dan Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta. Adapun nama-nama santri dan santriwati peserta Program Tahfidz tersebut adalah:

1. Moza Meydina Payu

2. Zalika Sarbia Artaga

3. Fathi Dhia Zhafar

4. Reza Almudzakir

5. Muhammad Ubadillah

6. Muhammad Faisal Alfariz

7. Salvina Amirah F

8. Siti Hanifah

9. Mailul Lillah

Dua di antaranya, yaitu Siti Hanifah dan Mailul Lillah, telah menunjukkan capaian membanggakan dengan berhasil menghafal 5 juz Al-Qur’an pada tahun sebelumnya.

Dengan hadirnya program tahfidz Al-Qur’an ini, SMP Nahdlatul Wathan Jakarta menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi Qur’ani yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Program ini juga menjadi ikhtiar nyata dalam membentengi generasi muda melalui keberkahan Al-Qur’an yang diyakini akan menyertai seluruh aspek kehidupan.

Mari kita bersama-sama mendoakan semoga kerja sama yang sangat positif dan inspiratif ini senantiasa mendapatkan kemudahan, kesuksesan, serta keberkahan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, khususnya bagi SMP Nahdlatul Wathan Jakarta dan umumnya bagi Yayasan Mi’rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta.

Laporan: Marolah Abu Akrom/Ust. Amrullah (Jurnalis media SinarLIMA dan guru BK SMP Nahdlatul Wathan Jakarta)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA