Sinar5news.com – Lombok Timur – Ratusan Petani tembakau binaan Perusahaan UD.Teguh Mandiri berkomitmen untuk memenangkan pasangan Luthfi Wahid dan Rohmi-Firin pada Pilkada 27 November 2024 mendatang.
Hal itu diikrarkan oleh para petani tersebut pada acara Pembukaan pembelian tembakau oleh UD.Teguh Mandiri dan Sosialisasi Pengenalan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur (Luthfi Wahid) serta Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB (Rohmi Firin). Bertempat di Montong Baan. Kamis (25/07/2024)
Direktur UD.Teguh Mandiri M.Zainuddin mengatakan jumlah Petani binaan yang dimiliki oleh perusahaannya 215 orang dan sudah sepakat untuk mendukung Luthfi Wahid dan Rohmi-Firin pada Pilkada mendatang.
“Petani binaan kami ada 215 dan di tambah lagi dengan karyawan gudang dan tenaga kerja pembuat rokok Rinjani Zen (RZ) 160 orang. Sehingga dapat saya nyatakan 375 orang mitra dan karyawan kami sudah berafiliasi untuk memilih Luthfi Wahid dan Rohmi-Firin pada Pilkada mendatang, bahkan mereka semua kami buat jadi Tim untuk mengajak pemilih yang lain bergabung bersama kita,”ungkap Zainuddin owner dari UD.Teguh Mandiri.
Sementara itu Calon Bupati Lotim H.M.Syamsul Luthfi dalam sambutannya mengatakan sangat berkomitmen untuk memperjuangkan dan meningkatkan kesejahteraan petani tembakau yang ada di Lombok Timur.
“Untuk memenuhi kebutuhan Petani tembakau terutama dalam persoalan kelangkaan pupuk dan obat-obatan dan jika terjadi gagal panen. Maka DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau) yang nilainya puluhan miliar untuk kabupaten Lombok Timur akan kita kembalikan kepada petani tembakau dalam bentuk bantuan yang bisa meringankan beban Petani tembakau terutama dalam persoalan pupuk dan obat-obatan,”ungkapnya.
H.M.Syamsul Luthfi menceritakan mengalirnya DBHCHT ke Lombok Timur dimulai dari pada saat dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati Lotim mendampingi H.Sukiman Azmy bersama TGB disaat menjadi Gubernur NTB.
“NTB masuk tiga besar daerah penghasil tembakau di Indonesia setelah Jawa Timur, Jawa Tengah. Berdasarkan hal tersebut kami bersama (Sukiman Luthfi) dan Gubernur NTB (TGB) mengusulkan ke pemerintah pusat agar NTB kebagian juga DBHCHT itu. Alhamdulillah sampai saat ini masih diterima oleh sepuluh kabupaten/kota di NTB dan Lombok Timur sebagai penerima DBHCHT terbesar,”ungkapnya.
Pasangan Luthfi Wahid memiliki komitmen untuk melakukan pengembangan industri di Lombok Timur, terutama bagaimana membuat hasil-hasil pertanian, perkebunan dan perikanan kelautan menjadi barang jadi. Karena selama ini petani, pekebun dan nelayan menjual hasil-hasil pertanian dan perkebunannya dalam bentuk barang mentah.
“Kalau kami diamanahkan untuk memimpin Lombok Timur, maka usaha industrialisasi kita perbanyak. Hasil-hasil Petani dan nelayan kita proses menjadi barang jadi, seperti di usaha tembakau ini, kenapa tidak, kita membuat industri pembuatan rokok (pabrik rokok), sehingga tentu akan memiliki nilai tambah dan juga akan membuka lapangan kerja baru bagi putra putri kita yang belum dapat pekerjaan,”pungkasnya.(bul)




