Latih Kemandirian dan Kedisplinan Siswa, SDN 33 Mataram Menggelar PERSAMI

Latih Kemandirian dan Kedisplinan Siswa, SDN 33 Mataram Menggelar PERSAMI

Sinar5news.com – Mataram – Gerakan Pramuka Gugus Depan Kota Mataram 06.379 – 06.380 Pangkalan SDN 33 Mataram secara khusus melaksanakan Perkemahan Sabtu – Minggu (PERSAMI) di Bumi Perkemahan SDN 33 Mataram, Sabtu (20/08/2022).

Perkemahan ini dilaksanakan dalam rangka melatih kemandirian dan kedisiplinan anggota Pramuka SDN 33 Mataram dan sekaligus memeriahkan Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-77.

Kegiatan Perkemahan ini diikuti oleh 36 anggota Pramuka aktif tingkat Siaga dan Penggalang, Pembina Pramuka dan bapak ibu guru serta staf SDN 33 Mataram. Secara khusus juga menghadirkan Kampung Dongeng Kota Mataram untuk berbagi kisah tentang kepahlawanan.

Dalam amanatnya, Samsul Huda selaku Ka Mabigus sekaligus Kepala SDN 33 Mataram mengapresiasi pelaksanaan perkemahan ini sebagai langkah untuk membina dan melatih kepemimpinan dan kedisiplinan peserta didik sehingga mampu menjadi pribadi yang memiliki kepribadian yang unggul dan berprestasi.

“Persami ini dilaksanakan bukan sekedar kemah biasa melainkan untuk melatih kedisplinan anak-anak dan menumbuhkan jiwa sosial dan kepemimpinan kalian”, ucap Samsul Huda di hadapan peserta Persami yang hadir.

Pria yang akrab disapa Kak Huda ini berpesan kepada seluruh anggota Pramuka yang hadir untuk mengikuti Persami tersebut dengan baik dan penuh kesungguhan.

Ia berharap peserta Persami yang hadir mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh melalui Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu Pimpinan Kampung Dongeng Kota Mataram Ahmad Fadli mengisi pertunjukan dongeng dihadapan peserta Perkemahan dengan berbagi kisah tentang perjuangan Pahlawan Nasional asal NTB TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid.

Dengan gaya lucunya, Fadli menguraikan sikap kepahlawanan Syaikh Zainuddin Pancor yang merupakan tokoh kunci yang berperan penting dalam penyerbuan markas NICA (Hindia Belanda) oleh Laskar Pejuang Lombok 7 Juni 1946 di Selong Lombok Timur.

“Mayoritas pelajar di NTB yang pernah saya kunjungi, banyak dari mereka tidak ada yang tau nama Pahlawan Nasional asal NTB. Itu sebabnya pada momen 17 Agustusan ini saya hadirkan kisah tentang Pahlawan Nasional kita asal NTB TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid”, ungkap Fadli usai menyampaikan kisah kepahlawanan kepada peserta Persami.

Untuk diketahui bahwa Gerakan Pramuka merupakan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, hal itu berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan.

Pendidikan Kepramukaan dilaksanakan untuk menginternalisasikan nilai ketuhanan, kebudayaan, kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, dan kemandirian pada peserta didik. (Man)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA