Hari ini Ahad (24/11/2019) di Anjungan NTB Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dilaksanakan kegiatan silaturrahim dengan para tokoh masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB). Semua tokoh dari perwakilan yang ada di kabupaten NTB seperti Lombok, Bima, Dompu dan Sumbawa diberikan kesempatan untuk menyambut guna menyampaikan berbagai ide dan gagasan menghidupkan kembali paguyuban masyarakat NTB yang selama ini telah vakum.
Dari masyarakat Lombok sendiri sambutannya diwakili oleh seorang tokoh yang bernama Drs. TGH. Muslihan Habib, MA. Beliau saat ini menjabat sebagai ketua umum Pengurus Wilayah NW DKI Jakarta dan juga sebagai Direktur Media Sinar5New.com. Sebuah media online yang sangat konsern memberikan informasi tentang kegiatan keumatan dan kebangsaan.

Dalam sambutannya, TGH. Muslihan Habib menyampaikan pandangannya yang sangat berharga terutama mengenai keberadaan organisasi Ikatan Keluarga Lombok (IKL) yang sudah lama tidak menunjukkan eksistensinya. Padahal di awal-awal dulu IKL sempat aktif mengadakan kegiatan-kegiatan yang bersifat kebersamaan diantaranya paguyuban-paguyuban dengan mengundang masyarakat Lombok yang ada di wilayah Jabodetabek.

Dengan kegiatan paguyuban tersebut makin tercipta suasana kebersamaan yang melahirkan persatuan dan kekompakan dalam ikatan persaudaraan dengan sesama masyarakat Lombok. Nah, suasana ini yang akan coba dihidupkan kembali dalam waktu dekat.

Setelah acara silaturrahim tokoh masyarakat Lombok ini selesai dilaksanakan, TGH. Muslihan Habib Bersama 12 orang lainnya melakukan pertemuan khusus di salah satu ruang anjungan NTB. Dimana disepakati bahwa TGH. Muslihan Habib dipercaya menjadi ketua team khusus (kecil) dan Ust. Heriyanto sebagai sekretarisnya. Inti dari pertemuan khusus ini adalah melakukan langkah-langkah strategis untuk mengaktfkan kembali IKL yang pernah esksis pada tahun 1995 dengan tokoh-tokoh penting saat itu, diantaranya Jek Novel Al Kaf, H. Lalu Imran dan H. Mansyur Muslim. Semua tokoh-tokoh senior ini ternyata sudah menghadap kepada Allah Subhanahu Wata’ala.
Dalam waktu satu bulan kedepan team khusus ini akan bersilaturrahim ke tokoh-tokoh IKL yang masih hidup untuk meminta restu dan petunjuk bagaimana menghidupkan kembali IKL yang sudah lama tidak aktif (vakum). Setelah mendapatkan restu dan petunjuk, team khusus akan segera mengatur langkah-langkah strategis untuk memilih ketua umumnya entah itu melalui rapat atau melalui pemilihan secara langsung.
Kita berharap IKL akan segera menunjukkan eksistensinya demi terwujudnya kemaslahatan bagi masyarakat Lombok yang ada di Jabodetabek. (Amr)
Bekasi, 27 Rabiul Awal 1441 H/24 November 2019 M





