HIKMAH PAGI: SECANGKIR KOPI PENUH MAKNA

HIKMAH PAGI: SECANGKIR KOPI PENUH MAKNA

Kehidupan kota metropolitan sangat kental dengan kesibukan dan persaingan. Hampir setiap orang yang tinggal di ibukota memiliki kesibukan dengan rutinitas tertentu. Sibuk, sibuk, sibuk dan sibuk merupakan sebuah kata yang sangat gampang diucapkan namun agak sulit dijalani, bahkan kata sibuk juga digunakan oleh oknum manusia tertentu sebagai alibi dalam menjalani kehidupan. Padahal sebetulnya kata sibuk ia gunakan hanya untuk reason semata, karena faktanya waktu sungguh sangat luang untuk digunakan dalam kehidupan ini.

Dalam konteks ini, waktu tidak boleh dikambinghitamkan, seolah tak memiliki waktu untuk mengerjakan sesuatu, padahal sejatinya setiap orang diberikan waktu dengan durasi yang sama, yakni 24 jam dalam sehari semalam, tinggal bagaimana seseorang mampu menggunakan dan memanfaatkan waktu yang dimilikinya.

Dengan kesibukan yang super duper itu, bahkan kebersamaan dengan keluarga, tetangga, rekan kerja menjadi terbatas adanya. Namun, disela sela kesibukan itu, kebersamaan dengan rekan kerja dan teman beda generasi seadanya, muncullah ide-ide cemerlang dan briliant yg berguna untuk menambah semangat dalam menjalani rutinitas kehidupan.

Berkumpul dengan teman dan rekan kerja dengan waktu yang terbatas, merupakan suatu fenomena yang biasa menjelma dalam kehidupan ibu kota. Dengan secangkir kopi, sebungkus rokok dan segenggam alat komunikasi, sepertinya sibuk yang selama ini dijalani serasa pudar seketika. Namun setelah secangkir kopi terhirup, sepertinya kebersamaan harus terjeda, karena akan menyingsingkan lengan baju kembali, untuk turut serta dalam perhelatan dan persaingan kehidupan yang tiada henti.

22 Oktober 2020
Hipzon Putra Azma

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA