Dalam acara tasyakkuran dan pelepasan siswa dan siswi SMA NW Nahdlatul Wathan Jakarta yang diadakan kemarin hari sabtu, 27/6/2020 di gedung SMA lantai dua berjalan dengan lancar dan penuh hidmat.
Acara tersebut semakin terasa kekhidmatan dan kesakralannya ketika tiba acara sambutan dari ketua yayasan Mi’rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta Kiyai Haji M.Suhaidi, SQ dan sambutan kepsek SMA NW Jakarta ibu Yuli Sofiyati, S.Pd, MM.

Sambutan kepsek SMA NW Jakarta tersebut membuat suasana semakin cair. Seolah pesan tersebut sangat menyentuh diri para siswa yang sedang diwisuda.
Lalu apakah pesan yang sangat berkesan tersebut?.
Saya yang langsung ikut menyaksikan acara tasyakkuran dan pelepasan tersebut sangat terkesan ketika mendengar sambutan yang cukup mendasar dan menyentuh hati.
Bagaimana tidak menyentuh, dalam sambutannya ibu Yuli Sofiyati mengupas hal yang sangat mendasar dan harus dimiliki dan diamalkan oleh setiap orang. Apalagi bagi siswa/i seumuran anak SMA yang lagi diwisuda, umur mereka berkisar sekitar 17,18,19 sampai 20 tahun, mereka harus tahu dan sangat pas untuk mendengar pesan tersebut.

Diantara pesan mendasar yang disampaikan tersebut adalah tentang tekanan berpegang teguh kepada iman dan taqwa serta menerapkan akhlak mulia dimanapun berada, akhlak adalah nomor satu. Dalam pandangan ibu Yuli Sofiyati, bahwa akhlak itu yang paling utama dari ilmu, karena dia bisa membawa kesuksesan dunia dan akhirat.
Pesan selanjutnya adalah jangan tinggalkan shalat. Shalat yang menjadi tiang agama menjadi sorotan yang harus diperhatikan oleh setiap alumni NW jakarta.
Ibu Yuli Sofiyati juga mengingatkan supaya menghormati kedua orangtua. Walau bagaimanapun, orangtua adalah orang pertama yang dekat dengan kita, orang yang sangat berjasa, cinta dan sayangnya sudah tidak diragukan. Dia yang selalu mensupot dan siap menemani saat suka dan duka.
Dan tidak lupa dalam akhir sambutannya beliau mengingatkan supaya jangan sampai melupakan Nahdlatul Wathan dimanapun berada, dan jangan mencoreng almamater SMA Nahdlatul Wathan. Pungkasnya. Fath.



