Fantastis Pembaca Media SinarLIMA Mencapai 332 Ribu Dalam Sebulan
Alhamdulillah media SinarLIMA yang telah bertransformasi menjadi media online sejak tahun 2018, terus menunjukkan pengabdiannya dengan ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan amanah UUD 1945 alinia ke-4. Hal ini terlihat dari konten-konten yang ada secara umum menunjukkan adanya upaya untuk terus mencerdaskan kehidupan bangsa melalui tulisan-tulisan yang bersifat membangun dan memotivasi agar setiap warga di Indonesia ini benar-benar cinta kepada ilmu pengetahuan.
Karena demikian fokus dan seriusnya media SinarLIMA dalam ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, jumlah pembaca terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Hal ini berdasarkan laporan yang telah disampaikan oleh pimpinan redaksi media SinarLIMA Rohimin, S.Pd saat memaparkan kondisi perkembangan terkini media SinarLIMA pada acara Raker Yayasan Mi’rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta hari Sabtu, 2 Agustus 2025.
Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Rayhan Muhammad Buthi selaku admin media SinarLIMA, Rohimin menyampaikan bahwa total jumlah pembaca dalam satu bulan terakhir yang diambil pada tanggal 28 Juni 2025 adalah 332 ribu. Bila dihitung jumlah pembaca dalam satu minggu 61,5 ribu. Ini berarti pembaca dalam satu hari berjumlah 8,99 ribu. Alhamdulillah sungguh ini pencapaian yang luar biasa dan fantastis.
Menurut Rohimin secara teori manusia tidak mungkin media SinarLIMA bisa seperti ini dan bertahan di tengah persaingan bisnis yang menjadi ciri khas di era yang serba materialistis guna mencari keuntungan sebanyak-banyaknya. Karena semua kru yang ada di SinarLIMA sama sekali tidak mendapatkan gaji bulanan seperti media lain. Diantara rahasianya karena mereka mengikuti prinsip perjuangan Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid selaku pendiri SinarLIMA yaitu yakin, ikhlas dan Istiqomah. Inilah trilogi perjuangan yang senantiasa tertanam dalam setiap jiwa kru media SinarLIMA, sehingga mampu eksis memberikan berbagai informasi dalam bentuk berita, artikel, puisi, kisah, hikmah dan lain sebagainya.
Di akhir pemaparannya, Rohimin berharap agar benar-benar media SinarLIMA ini dimanfaatkan untuk penyebaran berita dan ilmu pengetahuan terutama oleh segenap dewan guru, karyawan dan jama’ah yang ada di lingkungan Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta. Karena media online di era digital saat ini sangat dibutuhkan untuk penyebaran informasi yang bersifat positif dan bermanfaat bagi segenap umat
Semoga media SinarLIMA sesuai dengan namanya akan terus menyinari hati dan pikiran para pembaca, sehingga tercerdaskan dan mendapatkan pencerahan menuju umat yang maju, bernilai dan berkualitas. Aamiin (Amr/Red)
Jakarta, 11 Safar 1447 H/6 Agustus 2025 M


