Keutamaan kalimat tauhid || edisi 26 Syawal 1444 H

Keutamaan kalimat tauhid || edisi 26 Syawal 1444 H

Kalimat tauhid merupakan kalimat yang memiliki nilai yang sangat tinggi dalam agama Islam. Dengan kalimat tauhid orang akan dikatakan resmi menjadi seorang muslim. Setelah mengikrarkan dua kalimat syahadat yang didalamnya berisi kalimat tauhid (لا اله الا الله), maka semenjak itulah mulai resmi menjadi orang Islam.

Kalimat tersebut dikatakan kalimat tauhid, karena didalamnya berisi makna tauhid (mengesakan Allah SWT). Dialah satu-satunya tuhan yang pantas disembah oleh seluruh ummat manusia.

Kalimat tauhid tidak saja menjadi syarat orang dikatakan Islam, lebih dari itu, diakhirat kelak dia akan menjadi salah satu penyelamat bagi kaum muslimin dari dahsyatnya kobaran api neraka.

Dalam kumpulan hadits Sahih Bukhari pada No. Hadist: 42, disebutkan tentang salah satu dari keutamaan kalimat tauhid yaitu menjadi penyelamat dari api neraka. Berikut teks haditsnya :

حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ قَالَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَخْرُجُ مِنْ النَّارِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَفِي قَلْبِهِ وَزْنُ شَعِيرَةٍ مِنْ خَيْرٍ وَيَخْرُجُ مِنْ النَّارِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَفِي قَلْبِهِ وَزْنُ بُرَّةٍ مِنْ خَيْرٍ وَيَخْرُجُ مِنْ النَّارِ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَفِي قَلْبِهِ وَزْنُ ذَرَّةٍ مِنْ خَيْرٍ قَالَ أَبُو عَبْد اللَّهِ قَالَ أَبَانُ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ حَدَّثَنَا أَنَسٌ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ إِيمَانٍ مَكَانَ مِنْ خَيْرٍ

Telah menceritakan kepada kami Muslim bin Ibrahim berkata, telah menceritakan kepada kami Hisyam berkata, telah menceritakan kepada kami Qotadah dari Anas dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada Ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar jemawut. Dan akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar biji gandum. Dan akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar biji sawi. Abu Abdullah berkata; Aban berkata; Telah menceritakan kepada kami Qotadah Telah menceritakan kepada kami Anas dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda. Dan kata iman di dalam hadits ini diganti dengan kata kebaikan. 

Muhammad fathi 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA