sinar5news.com – Masjid memiliki peran strategis sebagai pusat ibadah yang melahirkan peradaban sejak awal kehadiran Islam. Sejarah masjid adalah sebagian dari sejarah Islam itu sendiri. Islam seperti kesimpulan yang diberikan H.A.R. Gibb, bukan hanya sekadar agama dalam pengertian yang sempit, melainkan meliputi civilization (kebudayaan) yang lengkap.
Masjid merupakan lembaga pendidikan pertama di dunia Islam, dan universitas tertua lahir dari masjid. Masjid merupakan community center umat Islam selama agama masih berakar di hati umat. Masjid adalah tempat integrasi dan reintegrasi umat Islam.
Pendidikan Islam dalam keluarga dan di sekolah memiliki peran penting dalam mendidik generasi yang cinta masjid. Namun kini, ketertarikan pemuda terhadap masjid seolah menurun di kutip dari Republika.co.id berdasarkan survei Departemen Kaderisasi Pemuda PP Dewan Masjid Indonesia (DMI) bekerjasama dengan Merial Institute, Hanya 33,6 persen pemuda mengatakan selalu datang beribadah di masjid setiap hari sementara itu 66,4 persen pemuda tidak datang ke masjid.
Survei tersebut dilakukan terhadap generasi muda Muslim. Survei berlangsung pada 17-21 Juli 2018. Jumlah responden sebanyak 888 orang pemuda Islam berusia 16-30 tahun dan berdomisili di 12 kota besar yakni Jakarta, Depok, Bekasi, Tangerang, Bogor, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Makassar, Medan, dan Palembang.
Berdasarkan Survei diatas, kami merangkum beberapa langkah yang bisa dijadikan tutorial untuk pergi kemasjid agar menaikan intensitas jumlah persentase pemuda yang pergi ke masjid ialah dengan cara meningkatkan minat pemuda itu sendiri terhadap masjid. Ust Adi Hidayat dalam salah satu ceramahnya menyampaikan agar pemuda terikat jadinya dengan masjid hal pertama yang harus dilakukan ialah menanamkan niat.
“Pertama awali dengan niat, niat itu iringi dengan ikhtiar. Sesuatu dikatakan sebagai niat apabila dibarengi dengan ikhtiar, kalo cuma ingin disebut irodah kalau cuma tekat disebut azzam tapi kalo sudah jadi dibarengi ikhtiar maka itu disebut niat.”,. Ucap Ust Adi Hidayat.
Kemudian Setelah itu, hal yang harus kita lakukan untuk pergi ke masjid ialah mengetahui lokasi masjid terdekat sehingga memudahkan kita untuk datang ke masjid. Kita bisa bertanya ke orang sekitar tentang lokasi masjid sekitar.
Kemudian jika sudah tiba di masjid hal yang perlu kita lakukan ialah membuat diri kita nyaman dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan di masjid, tentunya kita mengenal bagaimana pribadi kita, apa yang kita sukai, dan lain sebagainya. Cobalah mengemas sesuatu yang menarik sehingga kita merasa nyaman dan kembali tertarik untuk pergi ke masjid.
Berikut tutorial pergi ke masjid, Perkembangan dakwah Islam di suatu negara tergambar dari bangunan dan fungsi masjidnya. Masjid memiliki peran sentral dan strategis dalam kehidupan umat Islam dari masa ke masa. Keberadaan dan fungsi masjid lebih dari sekedar empat shalat berjamaah. Kalau hanya sebagai tempat shalat, seluruh permukaan bumi dijadikan Allah layak sebagai tempat sujud (masjid). Masjid memiliki fungsi sebagai tempat pembinaan jamaah yang melahirkan terbentuknya kesatuan umat dengan landasan iman dan takwa.




