Lombok Timur – Acara serah terima wakaf dan gedung dari jamaah ke pengelola yayasan Al Madani Indonesia (AMIN) NW Batu Tangkok berjalan dengan khidmat dan lancar.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh puluhan tuan guru, pejabat pemerintahan dari kepala Wilayah Dusun Bagik Nyala, Kepala Desa dan Camat Sakra Barat , tokoh agama, masyarakat, wali santri, jamaah dan seluruh keluarga besar yayasan Al – Madani Indonesia NW Batu Tangkok. Dari puluhan tuan guru yang hadir pula ulama sepuh kharismatik Lombok Selatan TGH. Abdul Aziz Ibrahim, TGH L. Anas Hasyri, TGH. Gunawan Ruslan dan puluhan ulama muda yang tidak bisa disebutkan nama satu persatu.

Pembacaan Al -Barzanji dan Ngurisan dilaksanakan sebagai pra-Acara. Lalu dilanjutkan dengan acara inti yang dipandu oleh MC Suparman, S.Ak. Semua hadirin begitu menghayati pembacaan Kalam Ilahi Oleh Ustadz Muzhar, S.Pd.I yang dilanjutkan oleh pembacaan Sholatunnahdlatain yang dipimpin oleh TGH. Muh. Wirawan, Lc.
Dalam sambutannnya TGH. Majma’al Bahrain, QH,S.Pd.I Assoulaty Pendiri sekaligus Ketua Yayasan Al – Madani Indonesia menceritakan sejarah pembangunan
“Semua berawal dari tanah wakaf sebanyak dua Are yang diberikan oleh Amaq Siti Hajar. Tanah tersebut tanah tembere (lereng bukit) dan dipenuhi batu dan belatung (duri mirip kaktus), Alhamdulillah berkat sumbangan para jamaah dalam jumlah besar dan kecil dikumpulkan hingga sampai saat ini aset berupa tanah sudah berjumlah 50 are dan selanjutnya pada suatu malam beliau didatangi hamba Allah yang mengajak dan bersedia menjadi donatur untuk pembangunan madrasah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama beliau memberikan apresiasi kepada para jamaah dan para sahabat yang selama ini membantu dalam proses pembangunan madrasah.
“Perjuangan memang hasilnya bisa kita lihat sekarang, hasil ini, capaian ini adalah capaian kita bersama. Terkhusus kepada Amaq Ayu , M. Fathurrahman yang selalu mendampingi selama tiga tahun terakhir juga kepada pemuda, jamaah yang dikomandoi Amaq Nada, Sekar, Amril Hendriawan dan para pejuang lainnya yang siang malam bekerja tanpa lelah dan mengeluh dalam mengerjakan pembangunan tiga ruang MA yang akan beroperasi pada tahun ajaran yang akan datang,” terangnya.
Sementara itu Mahruf, S.Sos selaku camat Sakra Barat dalam sambutannya mengapresiasi berdirinya Pondok Pesantren tersebut.
“Alhamdulillah semakin bertambah Pondok Pesantren yang kita miliki semoga semakin membawa kemajuan dan keberkahan bagi tempat kita ini,” ungkapnya.
Semoga pondok pesantren ini lanjutnya, mampu menjadi pondok pesantren yang maju, mencetak Hafiz Al-Qur’an dan dapat membantu program pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam rangka menghasilkan 5000 hafiz, harapnya.
TGH. Muhaidi Assoulaty Pringgerate dalam kesempatan tersebut menyampaikan tauziah tentang pentingnya memberikan pesan kedamaian yang dimulai dari salam, menjelaskan pahala jariah bagi orang yang membangun madrasah serta menekankan agar jangan sampai kita menganggap salah orang yang berbuat kebajikan.
Usai pengajian acara kemudian dilanjutkan dengan serah terima Tanah Wakaf oleh perwakilan Jama’ah kepada ketua yayasan yang dilanjutkan dengan penandatanganan Berita acara penyerahan Tanah Wakaf dari jamaah H. Sahdan, Aq Siti Hajar, H. Ihsanudin dan Drs. Mashudi Darsi, M.Pd didapuk sebagai perwakilan jamaah yang penandatanganannya disaksikan oleh Kepala Wilayah Bagik Nyala, Kepala Desa Montong Beter dan Kecamatan Sakra Barat.
Acara kemudian diakhiri dengan Doa Pusaka yang dipimpin oleh TGH Kasful Anwar, QH Assoulaty yang kemudian dilanjutkan oleh TGH. LL. ANAS HASYRI, QH Assoulaty.




