Sinar5news.com – Lombok Timur – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menetapkan 50 Calon terpilih Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lotim hasil Pemilu 2024.
Dari 50 nama tersebut, ada salah satu nama yang terbilang Calon dewan termuda yaitu Yeyen Sapitri, Dapil III Lombok Timur, dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo), yang meliputi Kecamatan Sikur, Terara, dan Montong Gading.
Calon Dewan Terpilih Yeyen Safitri atau yang lebih akrab dipanggil Yeyen itu, dapat meraup suara 5.291. Kepada awak media Yeyen menyampaikan bahwa, usia bukanlah halangan berikhtiar demi kemajuan daerah, menurutnya berpolitik itu bukan hanya tentang kekuasaan akan tetapi itu bagian dari ibadah, apalagi masih banyak yang harus dibenahi dan disuarakan terkait kepentingan masyarakat.
“Insyallah kita optimis, walaupun masih muda dan lajang kita mampu membawa aspirasi semua kalangan, ketika sudah mulai bertugas nanti,” ucap Yeyen, Sabtu (04/04/2024)
Dikatakannya, selama ini dirinya banyak melihat pembangunan khususnya di Dapil III Lombok Timur belum sepenuhnya merata, terutama terkait infrastruktur seperti jalan kabupaten dan beberapa sektor lainnya. Sehingga kata dia, ini nantinya harus terus di suarakan dan dibenahi.
Yeyen Safitri juga menambahkan, ada puluhan Unit Usaha Kecil Menengah (UMKM), yang butuh pembinaan dan pemberdayaan dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama di wilayah kecamatan Sikur, Terara dan kecamatan Montong Gading.
“Kalau UMKM insyaallah nanti kita akan punya program, karena saya sendiri punya pengalaman di bidang tersebut, kebetulan saya yang gagas usaha rokok rumahan yang kita beri nama Rinjani Zain, alhamdulilah sampai saat ini kita bisa mempekerjakan sekitar 200 orang lebih untuk melinting rokok,” ungkap gadis tamatan jurusan apoteker itu.
Berangkat dari hal itu, kedepannya ia akan menggagas sejumlah program untuk para UMKM, tidak hanya rokok saja tapi beberapa jenis usaha lainnya, seperti kuliner, kerajinan tangan akan coba dikembangkan secara bertahap dan disesuaikan dengan program yang ada di daerah.
“Kebetulan desa tempat saya tinggal (Desa Loyok-red) terkenal dengan anyaman bambu, namun sekarang sudah mulai lesu, puncaknya ketika Covid-19, semoga nanti kita bisa carikan solusi bagaimana kedepannya, yang penting kita tetap sehat,” harapnya.
Yeyen juga mengucapkan terima kasihnya kepada masyarakat yang telah mendukungnya, sehingga berhasil mengantarkannya jadi wakil rakyat pada DPRD II Lombok Timur. Namun yang paling penting bagi Yeyen sekarang, bagaimana menjalankan amanah yang diberikan rakyat ini kepadanya.
“Kita mohon doa dan dukungannya, jangan segan-segan nanti ingatkan saya jika ada khilaf, namanya kita manusia, dan yang paling penting silaturahmi harus tetap kita jaga, insyallah dengan dukungan dari masyarakat kita bisa bekerja dengan maksimal,” pungkasnya.(red)



