Sinar5news.com ,- Lombok Timur, Rabu 29 Januari 2026, Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Jerowaru–Keruak (HPM KJK) menyatakan kesiapan untuk membangun kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam rangka mendukung dan menyukseskan setiap agenda kerja pemerintah daerah menuju terwujudnya kepemimpinan Lombok Timur yang SMART.
Komitmen tersebut sejalan dengan arahan dan harapan Wakil Bupati Lombok Timur, H. Edwin Hadiwijaya, yang menegaskan bahwa pelajar dan mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai lokomotif perubahan sosial. Menurutnya, HPM KJK diharapkan mampu hadir di tengah masyarakat Jerowaru dan Keruak sebagai agen solusi atas berbagai problematika sosial, ekonomi, dan pembangunan yang dihadapi masyarakat.
Wakil Bupati Lombok Timur juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas intelektual komunitas muda. Ia mendorong HPM KJK agar lebih fokus pada pengembangan intelektual melalui kajian akademik dan riset lapangan sebagai basis kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Komunitas muda, khususnya HPM KJK, penting untuk fokus pada pengembangan intelektual agar dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah, seperti melalui kegiatan kajian dan riset,” terang H. Edwin.
Menurutnya, hasil kajian dan riset yang dilakukan oleh pelajar dan mahasiswa dapat menjadi rujukan strategis dalam proses perumusan kebijakan daerah, terutama kebijakan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan riil masyarakat. Dengan pendekatan berbasis data dan analisis, peran mahasiswa tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Selain itu, HPM KJK didorong untuk mengoptimalkan kerja-kerja organisasi yang berorientasi pada visi dan misi kelembagaan. Sinkronisasi program organisasi dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dinilai penting agar setiap agenda yang dijalankan memiliki dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Jerowaru dan Keruak.
Dalam konteks potensi wilayah, Jerowaru dan Keruak dikenal memiliki kekayaan sumber daya alam serta potensi pariwisata yang melimpah. Potensi tersebut dinilai mampu dikembangkan menjadi ikon sentra Lombok Timur bagian selatan. Oleh karena itu, penguatan kompetensi dan kualitas kader HPM KJK menjadi kebutuhan mendesak agar mampu tampil sebagai mercusuar perubahan dan motor penggerak pembangunan di wilayahnya.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan komunitas pelajar serta mahasiswa, diharapkan terbangun kolaborasi konstruktif yang mampu mendorong terwujudnya pembangunan Lombok Timur yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Han SL


