TNI, PAHLAWAN NASIOAL DAN GEMPA LOMBOK

banner post atas

HUT TNI yang ke 75 ini mengingatkan saya pada tahun 2018 lalu. Alhamdulillah..Saat itu, saya diberikan amanah mendampingi salah satu Zurriyat Maulanasyaikh (HM.Djamaluddin) menghadiri penandatanganan Prasasti perubahan nama Lapangan Udara Rembiga menjadi Lapangan Udara TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

Perubahan nama bandara tersebut berlangsung di Lanud Biak Jayapura, upacara dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI AU Marsekal Yuyu Sutisna.

Saat penandatanganan prasasti, secara khusus TNI AU Marsekal Yuyu Sutisna mengatakan kepada kami bahwa, perubahan nama Lanud Rembiga menjadi Lanud ZAM sebagai bentuk komitmen TNI AU dalam menghargai jasa-jasa para pahlawan. 

Iklan

Tak hanya itu, saat gempa Lombok, Pasukan TNI sangat kompak membantu pemerintah dalam rehabilitasi dan rekonstruksi rumah tahan gempa.

Terhitung, sebanyak 2 ribu pasukan TNI yang tergabung dalam TNI AD, TNI AL serta TNI AU. Pasukan Zeni TNI tersebut sangat kompak membantu pemerintah hingga kediaman masyarakat berdiri tegak sampai sekarang.

Sebagai masyarakat, kita patut bersyukur, hingga saat ini TNI selalu berada di tengah-tengah kita, selalu bersinergi bersama masyarakat. Tak berlebihan rasanya, jika kita mengatakan bahwa TNI adalah garda terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Selamat HUT TNI yang ke-75.
Sahabat semua, apa harapan kalian di Hari Ulang Tahun TNI yang ke 75 ini.?

BACA JUGA  -HIKMAH PAGI- “Selayang Pandang Pulau Lombok”