Sinar5news.com – Lombok Timur – Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (MI NWDI) Ajan Desa Loyok, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, menggelar acara Tasyakuran dan Pelepasan Siswa Siswi Kelas VI Tahun pelajaran 2024/2025 yang berlangsung dengan meriah. Bertempat di halaman madrasah setempat. Rabu (18/06/2025)

Acara tasyakuran tersebut dihadiri Anggota DPRD NTB Nasib Ikroman, Anggota DPRD Lombok Timur Yeyen Safitri, Pengawas MI kecamatan Sikur, Kepala Desa Loyok, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat dan ratusan orang wali murid.
Kepala MINWDI Ajan M. Yunus Hafiz, S.Ag dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh siswa-siswi yang lulus tahun ini. Ia juga berpesan kepada wali santri untuk meneruskan pendidikan Anak-anak ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi baik ke SMP atau MTs.

“Saya ucapkan selamat kepada anak-anak ku yang lulus tahun ini, dan saya minta kepada semua wali santri untuk melanjutkan sekolah anak-anak kita jenjang pendidikan yang lebih. Jangan sampai ada tidak melanjutkan,” ujarnya.
M. Yunus Hafiz juga menyarankan wali santri untuk memasukkan putra putrinya ke Madrasah atau sekolah yang berada dibawah naungan Yayasan Pendidikan Hamzanwadi Pancor.
“Kita memiliki lembaga pendidikan yang cukup banyak di NWDI mau masuk MTs. Silahkan daftar di MTs Loyok. Yang mau masuk SMP disini kita punya SMP Islam Ajan yang sudah masuk kategori Sekolah penggerak. Sekolah kita ini bukan kaleng-kaleng tetapi termasuk sekolah berprestasi,”harapnya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh wali santri untuk terus mendukung program pendidikan yang ada di NWDI yang didirikan oleh Maulana Syaikh TGKH.M.Zainudddin Abdul Masjid selaku pendiri organisasi IsIam terbesar di NTB.
“Mendukung program pendidikan organisasi dengan memasukkan anak-anak kita ke lembaga pendidikan yang ada dibawah naungan NWDI adalah bentuk nyata kita meneruskan perjuangan Guru besar kita Almagfurullah Maulana Syaikh. InsyaAllah keberkahan akan kita dapatkan jika kita menyekolahkan anak kita di Madrasah-Madrasah yang bernaung di bawah organisasi NWDI,”bebernya.
Sementara itu Anggota DPRD NTB Nasib Ikroman dalam sambutannya memacu semangat para santri yang lulus maupun lagi menepuh pendidikan di Madrasah, untuk jangan pesimis jika sekolah di Madrasah. Karena sekolah di pedesaan sekarang tidak kalah dengan sekolah-sekolah yang ada di kota.
“Sekolah atau Madrasah yang ada di desa-desa sekarang ini tidak kalah dengan sekolah-sekolah yang ada di perkotaan. Untuk itu saya ingatkan kepada anak-anak ku meskipun kalian sekolah di pedesaan jangan pesimis yang penting rajin belajar, rajin ibadah. Maka kalian pasti akan lebih pintar dari mereka yang ada di perkotaan,”katanya.
Nasib Ikroman juga mencontohkan dirinya yang berasal dari dusun yang terpencil penuh dengan kekurangan. Tetapi saat ini berhasil menjadi wakil rakyat di DPRD NTB.
“Saya dulu sama dengan kalian, sekolah di Madrasah Ibtidaiyah di pedesaan, yang penuh dengan kekurangan keterbatasan. Tetapi karena semangat belajar saya tinggi dan rajin sekolah. Alhamdulillah kini saya bisa bermanfaat untuk orang banyak, ” ungkap Nasib Ikroman yang juga anggota DPRD NTB dari Partai Perindo.
Untuk diketahui Sejarah berdirinya MI NWDI Ajan berawal dari pendirian Diniyah oleh tokoh agama ajan H.Abrurrahman dan H.Moh.Amin pada tahun 1965 dan seiring perjalanan waktu tokoh setempat H.Abdul Hafiz dan masyarakat mendirikan dan membangun Madrasah Ibtidaiyah NWDI Ajan pada tahun 1970.
Pada akhir acara tersebut para santri yang lulus melakukan sungkem terhadap orang tua masing-masing, yang dilanjutkan dengan penyerahan berbagai macam hadiah dan doorprize kepada para siswa dan wali santri oleh Nasib Ikroman, Pengawas MI, Kepala Desa Loyok dan Kepala MI NWDI Ajan M.Yunus Hafiz. (bul)




