Tanya jawab seputar Ramadhan bagian 8

banner post atas

Soal : Bagaimanakah hukum puasa orang yang mengupil ?
Jawab : Mengupil adalah memasukkan tangan ke dalam hidung. Kalau tangan yang dimasukkan tidak melewati batas dalam hidung maka puasanya tidak batal. Akan tetapi kalau melewati batas dalam hidung, maka puasanya batal. Pada kebiasaannya jari tangan tidak mungkin masuk sampai batas dalam hidung, karena ukurannya yang lebih besar dari batas dalam hidung.

Soal : Manakah dia batas dalam hidung tersebut ?
Jawab : Adapun yang termasuk batas hidung adalah bagian yang apabila dimasukkan air ke hidung, kemudian disedot, maka akan terasa rasa panas dibagian dalam hidung. Bagian panas tersebut adalah batas dalam hidung yang apabila air masuk kedalamnya, puasa menjadi batal.

Soal : Bagaimanakah hukum puasa orang yang sedang istinsyaq (memasukkan air ke hidung) ketika sedang berwudhu.
Jawab : Berwudhu adalah salah satu perbuatan yang diperintahkan untuk dilakukan, apalagi ketika mau shalat, wudhu hukumnya menjadi wajib. Maka ketika air masuk kedalam hidung dalam keadaan tidak sengaja dan tidak berlebihan dalam berwudhu, puasanya tidak batal. Adapun jika berlebihan dalam berwudhu atau sengaja memasukkan ke hidung, maka puasanya menjadi batal.

Iklan

Soal : Bagaimana hukum puasa orang yang memasukkan makanan ke mulut ?
Jawab : Memasukkan makanan ke mulut tidak membatalkan puasa selama makanan tersebut tidak tertelan.

Soal : Bagaimana hukum menelan ludah ketika puasa ?
Jawab : Menelan ludah ketika berpuasa tidak membatalkan puasa selama :
1. Ludahnya tidak bercampur dengan makanan atau sesuatu yang lain.
2. Ludah sendiri, bukan ludah orang lain.
3. Ludah yang ditelan belum keluar dari batas mulut.

BACA JUGA  Tanya jawab seputar Ramadhan bagian 14