Kerjasama Program KBK Ganesha Dan Sosialisasi 4 Pilar

Kerjasama Program KBK Ganesha Dan Sosialisasi 4 Pilar

Sinar5news.com- Ciputat- Upaya menguatkan pemahaman kebangsaan,  menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa negara. Harus selalu terus ditanamkan kepada semua generasi terutama generasi yang lahir pasca reformasi yang tidak lagi mendapatkan pendidikan Pancasila dan P4 sebagai mana generasi sebelumnya yang wajib mendapatkan materi Pancasila.
 
Dalam sambutan pembukaan acara 4 pilar yang sangat inspiratif Direktur program KBK dan kerjasama kampus Ganesha Sukarya Putra bertindak selaku ketua pelaksana menyampaikan : ” Acara ini sangatlah bermanfaat untuk kita  semua mengobarkan pentingnya semangat kebangsaan agar senatiasa kita warga bangsa selalu cinta tanah air menjaga keberagaman karena kita adalah negara Pancasila. Kerjasama ini akan kita lanjutkan dalam bentuk program yang berkesinambungan terutama hal pengembangan interepenur di  masa masa yang akan datang.” Tuturnya.
Penandatanganan MoU Kerjasama Pemberian Beasiswa Program KBK
Pemahaman kebangsaan Pancasila perlu terus digalakkan terutama anak bangsa yang besar dan lahir diluar negeri yang masih memiliki keturunan Indonesia dan berwarga negara Indonesia. 
 
Diceritakan oleh Habib Ali Alwi Anggota MPR RI dari DPD Provensi Banten pada acara sosialisasi seminar 4 Pilar Di kampus STIE Ganesha Ciputat jln. Legoso. 13/6/22
 
” Saya baru saja pulang berkunjung dari beberapa negara  di timur tengah dalam rangka sosialisasi 4 Pilar terhadap warga bangsa kita Indonesia disana yang masih bersetatus warga negara RI.  Mereka lahir disana, besar disana, tapi tidak mengenal bahasa dan wilayah negara Indonesia. Setelah merek datang berkunjung dalam rangka liburan. Mereka kagum dengan kebesaran dan kemakmuran bangsa kita. Mereka betah hampir dak mau balik lagi”. Ujarnya.
 
Lanjut beliau ” Negara kita adalah serpihan surga yang ada di bumi. Apa saja kebutuhan dunia ada dinegri kita tercinta dari kekayaan alamnya semisal : emas, tembaga, nikel, boksit, urnium, batubara, minyak seluruhnya berlimpah. Sejatinya kita Indonesia yang memiliki luas wilayah sepadan dengan perjalanan dari negri Bahrain timur tengah sampai ke Inggris. Sama luasnya dengan perjalanan dari Maroke ke Sabang. Ini menunjukkan negara kita sangat besar kaya hasil bumi dan kaya SDM.” Terang beliau memotivasi peserta untuk berguna buat banyak orang agar jangan hanya hidup memikirkan dirinya tapi harus bermamfaat untuk orang lain. 
 
Sebagai singa parlemen beliau selalu berteriak lantang dalam memperjuangkan hak rakyat dan konstitusi berjalan berdasarkan Pancasila sebagai ideologi bernegara yang saat ini  sudah amburadul. 
 
” Kesalahan konstitusi tidak lagi meletakkan MPR sebagai lembaga permusyawwaratan tertinggi tapi sudah diturunkan sama dengan lembaga tinggi negara lainnya. Sehingga tidak ada lagi lembaga yang dapat memutuskan haluan bernegara. Akibatnya kondisi saat ini kocar kacir, semua dimainkan oleh oligarki bukan lagi aturan hukum yang jadi panglima. Hukum kita seperti golok tajam diujung berat tumpul ke atas”. Jelasnya.
 
Acara yang mengambil tema sosialisasi 4 pilar Pancasila, UUD’45, Bhinika Tunggal Ika, NKRI bekerjasama dengan Majlis Permusyawwaratan Perwakilan Rakyat dan Media Hinews.id dengan kampus Ganesha. Dengan pembicara, DR.Habib Ali Alwi, MSI. DR.Enny Cahyawati, DR.Syarif Hidayatullah dengan modirator Samianto Muthohhar.
 
Hadir dalam acara sebagian dosen Ganesha, Karyawan,  pasca sarjana, dan mahasiswa/i program kuliah khsusus beasiswa (KBK) mulai dari semester 2 ke atas dan sebagian calon mahasiswa baru program KBK, serta beberapa unsur wartawan media.
 
Dalam closing stetmen Purek III yang ikut menjadi narasumber  bapak Syarif Hidayatullah pakar SDM  milenial ini menutup bahwa : ” Acara 4 Pilar ini sangat bermamfaat untuk kita semua terutama generasi muda Milenial sebagaimana yang disampaikan oleh nara sumber diawal. Keberadaan kita harus mampu menjadi pemuda yang membawa perubahan, melakukan trobosan, percepatan upaya mengahdirkan Indonesia maju. Pemuda  dituntut bergerak melakukan sesuatu tidak boleh menunggu dengan tetap memiliki moral karakter Pancasila sebagai landasan gerak.” Demikian beliau pesankan kepada semua peserta.
 
Acara berjalan sangat meriah, penuh hikmat kekeluargaan. Selesai acara dilanjutkan penandatanganan MoU kerjasama serta penyerahan 100 org beasiswa program KBK dan  penganugrahan Cendra mata dari kedua belah pihak. Acara selesai ditutup doa dan foto bersama. (red)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA