SERUAN UNTUK PENGURUS MASJID TERKAIT WABAH KORONA OLEH PENGURUS LPPD KHAIRU UMMAH

banner post atas

Wabah virus korona semakin meluas di negeri kita, bahkan di berbagai negara di dunia, Belum ada tanda-tanaa mereda, Semakin banyak yang menjadi korban. instruKSI pemerintan untuk berada di rumah mempengaruhi banyak aspek, bukan hanya ekonomi dan pendidikan, tapi juga dakwah dan kemasjidan. Setidaknya, situasi ini akan berlangsung sampai ldul Fitri bahkan ldul Adha. Agar masjid tetap berfungsi, bahkan lebih berkembang fungsinya, kami sampaikan beberapa hal untuk pengurus masjid:

1. Jadikan masjid sebagai pusat penyelamatan dan penanggulangan jamaah, karena itu sekretariat masjid harus hidup dan aktifselalu kumandangkan azan dan iqamat melalui speaker masjia, tetap selenggarakan shalat beamaah mesKipun dengan jumlah yang terbatas dan terkendali, minimal berjumlah tiga orang, sesuaikan dengan protokol
penanggulangan waban Korona.

2. Bila tetap menyelenggarakan pengajian atau taklim, jamaahnya harus terbatas dan
pengajan bisa juga memantaatkan media sosial yang dikelola olen masjd.

3. Gunakan speaker masjid untuk menyampaikan informasi perkembangan virus korona, setdaknya di tingkat kota/kabupaten dan kelurahan setempat.

4. Lakukan pendataan dan serap informasi bagaimana kondisi perekonomian jamaah karena terdampak virus korona.

5. Berikan Bantuan kepada jamaan yang sangat memerlukan Karena tiaak ada pemasukKan Kepada para guru atau ustadz yang biasa memberikan ceramah dan

6. Dana pada kas masjid boleh digunakan untuk melakukan semua ini, prinsipnya harus

7. Sangat penting berkomunikasi dan kerjasama antar masjid, termasuk masjid yang memiliki khutbah di masjid kita. transparan dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan keputusan musyawarah. dana besar untuk membantu masjd yang kesulitan dana, bahkan masjid kantor dengan masjid masyarakat.

8. Khusus pelaksanaan ibadah Jumat dan tarawih, rujuklah pada fatwa MUI, masjid pun harus memenuhi standar protokol terkait korona. Kasus korona di Masjid Kebon Jeruk harus mendapat perhatian.
Demikian himbauan dan seruan kami untuk mendapatkan pehatian sebagaimana mestinya.

BACA JUGA  Seruan Untuk Tidak Mudik Bagi Warga Jabodetabek Makin Menggema.Oleh: KH. Jamaluddin F. Hasyim, MH

Jakarta, 29 Maret 2020M
PENGURUS LPPD KHAIRU UMMAH

Drs. H. Ahmad Yani
Ketua