Semakin orang banyak membaca Semakin mendalami kehidupannya

0
122
banner post atas

Oleh :  Badri HS QH

TGB: Menghargai فربداءن pendapat
Berbeda pendapat adalah rahmat
Kata Nabi محمد saw اختلاف أمتي رحمة
Berbeda pendapat itu Sunnatullah

Bahwa ungkapan أمام الشافعى itu يقول
Pendapatku ini benar, MENURUTKU Tapi bisa saja salah menurut yg lain
Karna ini lahir dari sebuah كتولوسن

Iklan

Semakin orang banyak membaca Semakin mendalami kehidupannya
Maka dia akan semakin MENGERTI Kesempurnaan hanya milik الله swt

Dalam اسلام ada mekanisme مشاورة Mendiskusikan jika terkait dgn مسئلة
& mengafresiasi saling menghargai
Jika ada perbedaan, ia m’cari solusi

Saling mnerima jika ada perbedaan
Menerimax jika lbh dekat pda كبنارن
Dan lebih akurat, tepat ada كمنفعاتن
Dan ummat lebih banyak mrasakan

TGB. Dr. KH. محمد Zainul Majdi, MA
Menyikapi perbedaan hrs bijaksana
Banyaknya terjadi di media sosial
Ucapan tak wajar & tak proposional

Di media sosial kita melihat riuhnya Perbincangan melahirkan panasnya Yang dilakukan olh para netizennya
Seakan tidak ada ujung pangkalnya

Perbincangan terkait pilkada,pilpres
Kubu satu mrasa فيليهن paling beres Paling berpihak kepada masyarakat Paling pro & membela pada ummat

Perbedaan pandangan dlam pilihan Tentu lumrah terjadi dlm kehidupan Tinggal bagaimana kita menyikapi
Perbedaan itu sangat lumrah terjadi

Jangan krna perbedaan pandangan Lalu membuat kita saling مريمبهكن Saling mengkafirkan antar sesama Apalagi antar مسلم & lain sbagainya

Rasul SAW pernah beda pandangan Dg sahabatx dlm urusan keduniaan Apakah lalu رسول الله mengkafirkan
Justru beliau mengajari perbedaan

TGB : Demi kemaslahatan bangsa
Keutuhan, persatuan mari kita jaga
Berhenti mempolarisasi antar umat Berhenti mengatakan انا plg برمنفعات

Berhenti mengatakan mreka مضارات
Kita barisan Islam & mrka di laknat
Dan hati – hatilah di barisan di sana
Padahal di sasana umat Islam juga

Padahal yg di lecehkan sholat rajin
Mereka lebih peduli kepada مسلمين
Lihatlah apa sejarah perjuangannya
Tak mbelah rakyat karna مال & harta
Jakarta, 16 September 2020