Sejumlah Perangkat Desa,Gruduk Kantor Dinas Sosial Lombok Timur

Foto : H.Ahmad,S.Km,MM ( Kepala Dinas Sosial Lotim - NTB )
banner post atas

Sinar5news.com – Selong – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur,Nusa Tenggara Barat(NTB) H. Ahmat, A, S. Kep., MM, menyesalkan kedatangan sejulah perangkat desa yang mengantar berkas penerima bansos di kantornya, dalam jumlah banyak orang. Sementar saat ini siapaun dilarang untuk berkumpul atau berkerumun. Kajadian tersebut terjadi di Kantor Dinas Sosial Lantai III Kantor Bupati. Senin(27/04/2020).

“Memang hari ini adalah hari terakhir pengumplan data Bansos, tapi tidak masalah karena masih banyak yang mau diperbaiki kita beri toleransi dari pada nanti datanya tidak benar ujung-ujungnya nanti Kabupaten yang disalahkan,padahal datanya dari Desa,” Ungkap Ahmad.

Foto : Sejumlah perangkat Desa, Di Depan Kantor Dinsos Lotim.

Ia juga menambahkan kalau dari 254 Desa yang datang semuanya kesini. Ini kan menyalahi protokol kesehatan yang saat ini sedang digalakkan, untuk itu Ahmad menghimbau kepada perangkat Desa yang sudah dating ke Kantornya untuk menyerahkan datanya dan akan dihubungi lewat HP.

Iklan

“Kami sudah berikan waktu tiga hari. Mulai dari hari Sabtu, Minggu, kami sudah menghimbau, tapi baru 24 desa yang sudah menyerahkan. Bahkan hari pertama tidak ada sama sekali. Seharusnya tidak terjadi karena data yang seharusnya terkumpul hari ini, hingga siang ini belum masuk,” Tuturnya dengan nada kesal.

Agar tidak terjadi kerumunan, para perangkat desa diminta untuk mengatur jarak (physycal distancing). Dan dihimbau agar mengatur jarak, tujuh orang masuk, ambil datanya secara bergiliran, tetapi ini semua mau jadi didepan.

“Kita akan tetap melayani sampai data ini semuanya masuk, karena kita tidak ingin akan ada masalah dibawah,kita tidak ingin seperti pengalaman BST bila hari kita dapat 20.000 lebih dari pusat, tapi yang masuk hanya 20 ribu, itu karena kesalahan data,” Terangnya.

BACA JUGA  Satreskrim Lotim, Grebek Pelaku Judi Sabung Ayam di Desa Korleko

Ahmat mengancam aparat desa yang tidak menggunakan masker tidak diizinkan menyerahkan data dan disuruh kembali agar tidak terjadi kerumunan yang bisa menimbulkan masalah baru.

Foto : H.Ahmad,S.Km,MM ( Kepala Dinas Sosial Lotim – NTB )

“Tadi saya lihat ada yang tidak menggunakan masker. Suruh kembali saja! Jangan sampai kita mau menyelesaikan masalah, malah timbul masalah baru,” Pungkasnya.(Bul)