Santri Pondok Pesantren Ibnu Kasim Nahdlatul Wathan, Raih Juara Lomba Memanah,Tingkat Kota

banner post atas

Bintan- Santri Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan kembali menorehkan prestasi pada ajang memanah yang diselenggarakan Perpani Kota Tanjungpinang pada 15 November 2020 di halaman SMPN 4 Tanjung pinang. Ialah Nurul Azahra berhasil meraih juara 2 pada jarak panahan 10 meter.

Selain Nurul, Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan juga mengirimkan seorang peserta Archer termuda yang baru berusia 8 tahun. Anugerah Rinjani Mamzi yang akrab dipanggil Gunung , dengan semangat dan keberaniannya turut serta meramaikan dan menunjukkan bakatnya dalam memanah. Gunung sudah menyukai dunia Archeri di bawah asuhan Suhu Acai ,sejak usia 7 tahun.

Demi apresiasi bakat santri Nadhlatul Wathan, ASshof Archery Kepri turut memberikan sumbangan Berupa anak panah ( arrow) 3 lusin yang ditaksir sekitar 3 juta rupiah. Menurut Ustad Majduddin Maazi, Direktur Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan, kegiatan Me Manah sudah menjadi kegiatan rutin santri setiap sabtu sore dengan pelatih dari ASshof Archery.

Memanah adalah kegiatan yang sangat baik dalam meningkatkan konsentrasi dan sesuai sunnah Rasul. Oleh karenanya, “Kami menjadikan kegiatan memanah ini sebagai kegiatan ekstrakurikuler bagi santri,” tambah Majduddin. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini mengalami kendala fasilitas seperti alat panah yang terbatas dan rusak. “Kami ingin anak anak kami dapat terus mengembangkan bakatnya”, kata Majduddin. Sebelumnya di Tahun 2019, santri Nadhlatul Wathan juga meraih Juara 2 Lomba Memanah tingkat Provinsi Kepri.

Sekalipun banyak kekurangan dan keterbatasan, Baik Sarana maupun pra Sarana,para santri sudah bisa Tampil dan Percaya diri,mengikuti ajang perlombaan dan berhasil menyabet juara 2 , Ke depan Majduddin menambahkan dengan senang hati jika ada para donatur yang bersedia menyumbangkan alat memanah atau uang tunai untuk kelanjutan kegiatan memanah ini, agar lebih ber prestasi lagi,silahkan berkunjung ke Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan yang beralamat di Kampung Bangun Rejo Km.18 Kijang. (Ade)

BACA JUGA  Sebanyak 6000 Orang Padati GBK Pasca Dibuka Kembali