PW NW DKI Jakarta Hadiri RAKORNAS MUI

banner post atas

Sinar5news.com  -Berbagai upaya pengenalan NW dan Sinergitas organisasi yang dilakukan oleh Pengurus Wilayah NW DKI Jakarta yang berkedudukan di Ibu Kota negara di Jakarta.

Sebagaimana kita maklumi bahwa Jakarta yang dikenal sebagai etalase Indonesia untuk dunia, maka tentunya tak pernah sepi dari segala macam kegiatan dengan sekala kecil ataupun besar dengan sekala nasional dan internasional.

Oleh sebab itu, untuk menampakkan eksistensi NW supaya bisa berdiri tegak sebagaimana ormas-ormas besar lainnya, maka bagi PW NW DKI Jakarta yang sampai saat ini dipimpin oleh H. Muslihan Habib, berupaya selalu merapat dan bersinergi dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta serta ormas-ormas keagamaan lainnya. Dan memang kerjasama NW dengan semua pihak merupakan salah satu program prioritas yang tak terpisahkan.

Iklan

“Kita selalu berusaha hadir dan bergabung pada setiap kegiatan-kegiatan penting pemerintah ataupun ormas keagamaan serta lainnya agar eksistensi NW selalu ada disana” ungkapnya dengan nada semangat dan gigih pada Pimred SinarLima yang aktif mendampinginya.

Dan memang setelah kembali ke Jakarta dari tugas safari dakwah maulid memenuhi undangan PD NW Berau dan KKSL di Kalimantan Timur, beliau langsung ikut hadir dalam kegiatan Rakornas Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI dan Pelatihan Peneliti Aliran Keagamaan yang bertemakan “Peningkatan Kualitas Penanganan Aliran Keagamaan “. Kegiatan Rakornas MUI ini diselenggarakan di hotel Grand Cempaka Jakarta dari tanggal 22-24 November 2019.

Informasi terkini yang didapatkan SinarLima, bahwa kegiatan Rakornas Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI ini dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI, Jenderal (purn) Fahrurrazi yang bertindak sebagai keynote speaker dalam acara penting tersebut.

Selain itu, sebagai hal penting juga dari Rakornas Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI adalah adanya pelatihan kepada peserta tentang pengkajian dan penelitian aliran keagamaan di Indonesia yang perlu diselenggarakan secara profesional sesuai dengan standard operating prosedure (SOP) dan peneiliti diharuskan memiliki kompetensi memadai dalam melaksanakan proses pengkajian dan penelitian. (Rhn)

BACA JUGA  Satlantas Lombok Timur Gelar Konvoi Virtual Sambut Tahun Baru 2021.